Transportasi

Aliansi Driver Online Batam akan Unjuk Rasa, Tuntut Tarif yang Manusiawi

BATAMBicara | Batam – Sudah tidak bisa dipungkiri lagi, kemajuan zaman aplikasi transportasi yang menguasai jaringan online sangat pesat. Seperti Driver (pengemudi) Transportasi online yang dikenal dengan Mitra Aplikator sebagai ujung tombak dari perkembangan Transportasi berbasis internet ini tidak pernah mendapat perhatian dari aplikator maupun pemerintah baik secara pendapatan atau kesejahteraan pengemudi tersebut.

Aliansi Driver Online Batam (ADOB) merespon kebijakan-kebijakan pemerintah dan Aplikator yang tidak berpihak kepada pengemudi akan melakukan Unjuk Rasa. Rencana akan dilakukan pada tanggal 19, 20 dan 21 Juli 2022.

Baca juga: Bayi di Batam Ini Dioperasi Kolostomi, Ardillah Tahankan Sudah 6 Bulan

Sekretaris sekaligus Narahubung ADOB, Gusril menyampaikan pengemudi online akan melakukan unjuk rasa besar-besaran dalam waktu dekat ini, “yang kami lihat tarif saat ini sudah tidak layak atau manusiawi, dimana tarif saat ini Rp.3500,- /Km”, katanya.

Gusril menerangkan dalam unjuk rasa nanti akan menuntut dan akan membawa permasalahan tarif ke Gubernur Kepri.

“Tuntutan yang kami bawa adalah meminta kepada Gubernur Kepri mengesahkan Tarif Dasar Mininum Angkutan Sewa Khusus (TDM-ASK) sesuai hasil berita acara Team Perumus tarif dasar minumum sebesar Rp.24.000,-.

“Aliansi Driver Online Batam terdiri dari 3 Organisasi (Wadah) Driver Online yaitu Solidaritas Online Batam (SOB), Asosiasi Driver Online (ADO) Kepri, Forum Driver Online (FORDO) Kepri serta beberapa komunitas DO Batam diantara nya KOBRA, Street Ghost, Solidaritas Batak Marsada dan FTOB”, jelasnya. (sn/bb)

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Baca Juga
Close
Back to top button