oleh

Perkelahian di Tiban Indah, 1 Tewas 1 Kritis di RS

Batambicara.id (3/4/202) | Batam – Lokasi kuliner Foodcourt Tiban Center, Sekupang digegerkan dengan tewasnya seorang pria di kawasan makanan tersebut. Kamis (2/4/2020) sore.

Tampak darah berceceran di meja hingga ke lantai di kedai Warjok Kopi Tiam 88.

Kapolsek Sekupang, Ajun Komisaris Polisi (AKP) Yudi mengatakan kejadian tersebut sudah ditangani oleh kepolisian.

Kapolsek membenarkan adanya penikaman di kawasan Tiban Center, Sekupang, Kamis (2/4/2020) sore.

Ia menginformasikan bahwa akibat penikaman itu satu orang korban tewas, adalah Abdul Haris (43), pemilik warung kopi “Warjok Kopi Tiam 88” dan  Muhammad Irfan (44) saat ini masih kritis di Rumah Sakit Badan Pengusahaan (RSBP) Batam, Sekupang.

Kini polisi telah menangkap pelaku untuk menjalani proses hukum selanjutnya.

“Kami sudah menangkap pelaku, dan sudah diamankan di Polsek Sekupang,” ungkap AKP Yudi.

Yudi menjelaskan, anggota masih melakukan pencarian kepada pelaku lainnya, karena diduga ada beberapa pelaku yang mendatangi korban saat itu.

“Korban sudah dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara untuk diotopsi,” ungkapnya.

Lanjut Yudi, ada beberapa saksi yang ikut diperiksa terkait penikaman tersebut, karena kejadian terjadi di Foodcourt.

“Kami belum tahu apa motif pelaku, tapi yang jelas satu pelaku sudah ditangkap,” terangnya.

Sedangkan pelaku adalah Deddy Larepos yang kini sudah ditangkap di Polsek Sekupang, sedang menjalani pemeriksaan.

Abdul Haris meregang nyawa saat berusaha memisah perkelahian antara Irfan dengan Deddy.

“Namun diduga akibat pengaruh alkohol, dari beberapa barang bukti kita berhasil amankan minuman alkohol,” ungkap Yudi.

Juga berdasarkan pengakuan pelaku, ia sebelumnya sempat minum alkohol bersama beberapa temannya.

“Untuk lebih rincinya petugas lagi sedang mendalami, nanti akan kita sampaikan,” tandasnya.

Beberapa saksi mata mengaku sontak kaget melihat adanya kejadian itu. Seorang warga yang enggan menyebut namanya mengatakan, “awalnya ia bersama Juan Larepos (pelaku) dan Irfan (korban) duduk di belakang Pujasera Komplek Tiban Raya Lestari depan Apotek Kimia Farma duduk sambil minum”.

Berselang dari sana, mereka pulang sekitar pukul 22.00 Wib.

“Sementara Irfan lanjut ke Warkop miliknya Abdul Haris tepat di depan pujasera. Tak berselang lama kemudian, Deddy pulang ke penginapan kostnya, lalu kembali ke Warkop milik Abdul Haris menemui Irfan,” ujarnya.

Dan saat itu terjadilah percekcokan diantara mereka sementara Juan membawa pisau.

Lalu pemilik Warkop Abdul Haris mencoba melerai namun Deddy tidak terima dan menganiaya Haris hingga meregang nyawa, terangnya.

Warga juga tengah mengerumuni lokasi kejadian malam itu.

Bahkan pasca kejadian beberapa warung sederetan lokasi penikaman langsung menutup usaha dagangan mereka.

Deddy Larepos yang kini sudah ditangkap di Polsek Sekupang, Batam (gambar: istimewa)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed