oleh

Kepedulian Dan Toleransi Presiden Indonesia Harus Kita Tiru, Tokoh Dunia Puji Anis Baswedan. Lagi..!!

Batambicara.id (17/3/2019) | Jakarta – Sebagai bentuk belasungkawa atas tragedi penembakan di masjid di Selandia Baru, Pemprov DKI Jakarta menampilkan warna-warni menyerupai bendera negara Selandia Baru di Jembatan Penyeberangan Orang Gelora Bung Karno (JPO GBK), Jakarta Pusat.

Kepala Dinas Bina Marga, Hari Nugroho mengatakan, penayangan kombinasi warna di JPO tersebut merupakan bentuk solidaritas Kota Jakarta kepada Selandia Baru, terutama keluarga korban penembakan di Masjid Al Noor.

 “Ini sesuai dengan arahan Pak Gubernur,” ujar Hari saat dikonfimasi, Sabtu (16/3/2019).

Menurut dia, selama satu pekan ke depan, kombinasi warna bendera Selandia Baru akan terus ditampilkan di JPO GBK setiap malam.

Sejak tadi malam, JPO tersebut telah menayangkan tiga kombinasi warna yang ada di bendera Negeri Kiwi itu, yakni merah, biru, dan putih.

“Selama seminggu akan terus dinyalakan, mulai dari pukul 18.00 hingga 05.00 pagi,” ucapnya.

Aksi kepedulian Anies diapresiasi seorang tokoh dunia, Joram van Klaveren. Politisi Belanda ini bahkan menyebut Anies sebagai presiden Indonesia.

“Kepedulian dan toleransi Presiden Indonesia harus kita tiru. Meski ada warganya yang jadi korban, Indonesia tetap menunjukkan bahwa Islam itu indah,” tulis Joram seperti dilansir dari media terkemuka Belanda.

Joram van Klaveren, politisi mantan anggota parlemen sayap kanan Belanda, yang terkenal sangat membenci Islam, memutuskan menjadi mualaf.

Klaveren sebelumnya tercatat sebagai salah satu petinggi di Partai Kebebasan (PVV) yang dipimpin tokoh kontroversial, Geert Wilders.

Dikutip dari Al Jazeera, van Klaveren mengaku keputusannya berubah setelah menulis buku anti-Islam. Selama proses penulisan, Van Klaveren menemukan banyak sekali informasi yang ternyata bertolak belakang dengan anggapannya selama ini tentang Islam.

Alhasil, buku yang dia tulis berubah menjadi bantahan bagi segala keberatan yang dimiliki kelompok non-Muslim terhadap Islam.

“Semua yang saya tulis pada titik ini adalah benar, dan saya meyakininya, lalu saya adalah Muslim de facto,” kata Van Klavelen dalam wawancara dengan harian NRC.

Sebelumnya, melalui media sosial, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengungkapkan duka cita yang mendalam atas tragedi yang menimpa muslim di Selandia Baru.

 “Atas nama warga Jakarta, kami turut berbelasungkawa. Bagi keluarga yang ditinggalkan dan juga kepada komunitas muslim di Selandia Baru,” ujar Anies dalam video yang diunggah di akun Instagram miliknya yang terverifikasi.

Gubernur Anies mengatakan, Jakarta bersama dalam solidaritas dengan warga Christchurch. Warga di kota itu, menurut dia, selama ini terkenal karena kedamaian, keterbukaan, dan keramahannya terhadap semua orang dari berbagai golongan.

 “Kami percaya, Pemerintah Selandia Baru sedang menangani tragedi ini dengan serius dan keadilan pasti akan ditegakkan,” tutur Anies.

Sumber : asiasatu

Baca :

ucapan-belasungkawa-anis-bahasa-inggris-fasih-thank-you-mr-president-warga-selandia-baru

https://www.batambicara.id/newsreader/2019/03/16/nasional/bb-1559/ucapan-belasungkawa-anis-bahasa-inggris-fasih-thank-you-mr-president-warga-selandia-baru/

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed