oleh

Ribuan TKI Dari Malayasia Dipulangkan Melalui Karimun

Batambicara.id (23/3/2020) | Tanjung Balai Karimun – Keseriusan Kerajaan Malaysia menyikapi Pandemi Virus Corona dan menglockdown negerinya ini juga berdampak atas 209 WNI yang selama ini bekerja di negeri jiran itu. Mereka dipulangkan dan tiba di pelabuhan International Tanjungbalai Karimun(TBK), Minggu (22/3) malam.

Ratusan WNI itu bukan warga Karimun. Melainkan TKI dari berbagai daerah dan hari ini, Senin (23/3/2020), akan dipulangkan ke kampung halamannya masing-masing setelah dikarantina di Stadion Badang Perkasa.

Hasyim Tugiran, salah seorang tokoh masyarakat yang turun dalam aksi sosial ini menyatakan, ratusan TKI yang turun di Karimun ini telah disepakati untuk dibawa ke Gor Badang Perkasa untuk menjalani tes kesehatan dan karantina, mengutip Posmetro,co.

“Semua dibawa ke sana, karena malam ini sudah tidak ada kapal berangkat. Besok pagi rencana akan dipulangkan ke kampung halamanya masing-masing,” ujar Hasyim Tugiran.

Disebutkanya, ratusan TKI itu berasal dari Bengkalis, Dumai, Selatpanjang dan lainnya. Sementara sejak Minggu siang sudah banyak juga TKI yang sempat turun di Karimun dipulangkan ke daerah asalnya melalui pelabuhan Domestik Tanjungbalai Karimun.

Melansir Posmetro.co, sejak Minggu (22/3) pagi diketahui jumlah TKI dari Malaysia yang datang di Tanjungbalai Karimun mencapai 1.530. Sementara pada Sabtu (21/3) jumlah penumpang WNI dari Malaysia yang turun di Tanjungbalai Karimun mencapai 1.173 Orang. Pada (20/3) 1.032 Orang. Pada Jumat (19/3) jumlah penumpang WNI dari Malaysia yang turun mencapai 1.102 Orang.

Hingga Minggu ini, jumlah total TKI yang dipulangkan dari Malaysia dan turun di Tanjungbalai Karimun 4.837 orang.

Sementara Ketua Tim SatgaSus Penanganan Covid-19 Kabupaten Karimun, M Firmansyah di lokasi terlihat sibuk dan terus berkoordinasi serta melakukan penanganan penampungan ribuan TKI tersebut.

Terkait hal tersebut, Perkumpulan Advokat Bengkalis, Provinsi Riau membuat surat terbuka ke Gubernur Syamsuar. Mereka meminta pemerintah provinsi Riau segera menutup pintu masuk ke Riau, baik darat, laut dan udara.

Berikut isi surat terbuka secara lengkap.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed