oleh

GBK Senayan Kembali Kinclong Setelah Acara Kampanye Akbar

Batambicara.id (7/4/2019) | Jakarta -Kebersihan area Kawasan Stadion GBK (Gelora Bung Karno) benar-benar dijaga oleh para pendukung pasangan Capres dan Cawapres nomor 02 Prabowo Subianto dan Sandiaga Salahuddin Uno. Sejumlah massa terlihat membersihkan sampah yang masih ada berserakan di area tersebut.

Jutaan massa pendukung paslon nomor 02

Dalam kampanye Akbar itu, Prabowo sempat memberikan orasi politiknya dihadapan puluhan ribu massa, bahkan hampir jutaan yang telah memadati SUGBK (Stadiun Utama Gelora Bung Karno) sejak Shubuh tadi.

https://www.batambicara.id/newsreader/2019/04/07/nasional/bb-2208/sugbk-menjadi-lautan-manusia/
Simpatisan dan para kader Jakarta dan sekitarnya yang hadir pada kampanye akbar paslon 02

Massa yang berlimpah-ruah hingga memadati Jalan Pintu Satu Senayan ini mengakibatkan arus lalu lintas berkenderaan terhenti sejenak, nyaris tidak ada yang lewat, karena hampir jutaan manusia, simpatisan dan para kader yang dari daerah-daerah memenuhi jalan di kelurahan Tanah Abang Senayan Jakarta Pusat ini.

Simpatisan dan kader membersihkan SUGBK Senayan pasca kampanye akbar

Kampanye akbar ditutup dengan pernyataan dari Imam Besar FPI Habib Rizieq Shihab di Makkah yang dikemas dalam video yang ditayangkan di layar sekitaran SUGBK.

Para pendukung yang hadir menyempatkan memungut sampah di SUGBK Senayan.

Ditengah-tengah acara berlangsung beberapa orang nampak terlihat memunguti sampah kotak makan dan botol air mineral. Para massa yang hadir pun, juga ikut termotivasi dengan membuang sampahnya pada kantong sampah yang telah tersedia.

Dalam kesempatan baik seperti ini, Komunitas “Indonesia Tersenyum” juga menerjunkan sekitar 100 sukarelawan untuk membersihkan kawasan Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK),

Terlihat juga para relawan dari Gerakan Bersih bersih Masjid (Gemas) turut membersihkan kawasan tersebut.

Para sukarelawan komunitas pendukung pasangan capres dan cawapres nomor urut 02 itu terlihat di berbagai titik sekitar SUGBK dengan membawa kantong plastik hitam berukuran besar.

“Kami kemari datang awalnya bersih dan setelah kami beranjak meninggalkan tempat (SUGBK) ini harus bersih pula”, ujar seorang simpatisan.

Massa berangsur tertib pulang ke daerah masing-masing tanpa meninggalkan sampah sedikitpun.
**

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed