Seni dan Budaya

SABBENI KEPRI Syukuran Peresmian di Kantor Sekretariat Batu Aji Batam

BATAMBicara | Sanggar Budaya Betawi & Seni Kepri atau yang di singkat dengan SABBENI KEPRI melakukan Syukuran Peresmian sanggar tersebut di kantor Sekretariat SABBENI KEPRI, Perumahan Cipta Asri, Batu Aji, Kota Batam. Sabtu (11/12/2021).

Dewan Pendiri SABBENI KEPRI Babeh Haji Harris Gobang S,Ag, menuturkan bahwa SABBENI KEPRI ini dibentuk untuk mewadahi seluruh warga Betawi yang berada di kepulauan Riau Khususnya Kota Batam, dalam hal seni dan budaya Betawi.

“Selain itu kita juga dapat mengetahui warga-warga Jakarta, khususnya orang Betawi yang berdomisili di Kepri ini agar dapat dan selalu mempertahankan budaya asli nenek moyang kita dalam hal seni dan budaya serta tidak lupa kulinernya”, ungkap Babe Haris dengan senyum ciri khasnya.

Ketua Umum SABBENI KEPRI Cang Yudi juga menambahkan bahwa SABBENI KEPRI bisa di jadikan sebagai pelestari budaya Betawi yang berada di kepulauan Riau.

“Kami juga mengharapkan SABBENI KEPRI bisa bersinergi dengan Pemerintah Provinsi serta Pemerintah Kota yang ada di kepulauan Riau ini khusus nya dinas Pariwisata, karena SABBENI KEPRI merupakan organisasi kesenian dan Kebudayaan yang dimiliki atau aset turun-menurun bangsa ini”, jelas Cang Yudi.

SABBENI KEPRI saat ini, Cang Yudi melanjutkan, akan berkonsentrasi pada Kesenian dan kebudayaan Betawi, “seperti Seni Palang Pintu, Ondel-ondel, lenong Betawi dan tarian-tarian serta Kuliner Khas Betawi”, tambahnya.

Pemotongan nasi tumpeng sebagai simbol peresmian SABBENI KEPRI oleh Dewan Pendiri kepada Pengurus. Sabtu (11/12/2021)

“Selain budaya Betawi, SABBENI KEPRI juga akan berkalaborasi dengan kesenian Budaya Melayu, sebagai salah satu rumpun Melayu Muda yang tak kan bisa di pisahkan atau disampingkan banyaknya kesamaan budaya SABBENI. Dan juga berada di tanah Melayu”, ujar Cang Yudi.

SABBENI KEPRI dalam waktu dekat akan melakukan audiensi kepada pemerintah khususnya Dinas Pariwisata.

“Ya, kita dalam waktu dekat ini akan melakukan entah itu kunjungan, atau mendaftarkan, yang jelas akan bertemu Dinas Pariwisata. Karena budaya Betawi itu sendiri semua warga Indonesia pasti tau dan tak mungkin kita kenalkan lagi, tinggal pelestariannya saja yang wajib kita jaga”, tutupnya.

Dalam syukuran tersebut SABBENI KEPRI hanya di hadiri oleh pengurus, diantaranya Dewan Pendiri, Dewan penasehat dan para Anggota saja yang kurang lebih saat ini berjumlah 40 orang. (yk/bb)

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Back to top button