oleh

Sertifikat Salinan Perhitungan Suara Wajib Diumumkan, Bawaslu.

Batambicara.id (26/4/2019) | Tanjungpinang – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Provinsi Kepulauan Riau menegaskan, sertifikat salinan perhitungan suara wajib diumumkan Panitia Pemungutan Suara (PPS).

Komisioner Bawaslu Kepri Said Abdullah Dahlawi, di Tanjungpinang, Rabu (24/4/2019) dilansir Antara Kepri mengatakan, berdasarkan Undang-Undang (UU) Nomor 7/2019 Pasal 391, sertifikat salinan hasil perhitungan suara wajib ditempel di kantor kelurahan atau tempat yang mudah diakses masyarakat.

Namun sampai sekarang Bawaslu Kepri dan jajarannya belum melihat sertifikat salinan perhitungan suara di tempel oleh PPS di tempat yang mudah diakses masyarakat, terutama peserta pemilu. Kondisi ini menyebabkan banyak peserta pemilu kewalahan mendapatkan informasi terkait perolehan suara pemilu.

Bahkan ada sejumlah caleg yang ingin membeli informasi hasil perhitungan suara yang tercatat dalam formulir C1, plano ataupun rekapitulasi suara. Padahal mereka berhak mendapatkan informasi tersebut, dan mudah mengaksesnya jika sertifikat salinan perhitungan suara ditempel.

“Berdasarkan UU Nomor 7/2017, pihak yang bertugas menempel sertifikat salinan hasil perhitungan suara dapat dipidana bila tidak melaksanakan tugasnya tersebut. Dipidana paling lama setahun dan denda Rp12 juta,” ujarnya.

Said mengatakan, berdasarkan informasi yang diperolehnya, KPU Batam sudah mengeluarkan surat perintah kepada PPS untuk melakukan itu.

“Menurut KPU Batam sudah ditempel semua, tetapi saya belum memeriksanya,” ucapnya.

Baca Juga : Satu TPS di Batam Lakukan Pemungutan Suara Ulang

Said mengemukakan, pihak yang merusak, mengganti atau mengubah berita acara atau sertifikat perolehan suara peserta pemilu dapat dikenakan sanksi pidana 3 tahun dan denda Rp36 juta.

“Kami belum mendapatkan informasi terkait adanya pihak yang merusak, mengganti atau mengubah berita acara,” tegasnya. (Antara) **

(Foto unggulan : dok/said/private/fb)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed