oleh

Kembalikan Jiwa “Gemar Membaca”

Batambicara.id (10/4/2019) | Batam – Membaca, adalah kegiatan meresepsi, menganalisis, dan menginterpretasi yang dilakukan oleh pembaca untuk memperoleh pesan yang hendak disampaikan oleh penulis dalam media tulisan.

Kadang gemar membaca ini sudah hinggap semenjak peradaban manusia kenal dan tahu tulisan, sehingga membaca bisa memberikan arti dari suatu pesan, karangan dan sikap.

Membaca dengan saksama dan dalam keadaan yang hening, dapat dilakukan untuk mengerti dan memahami maksud atau tujuan penulis dalam media tertulis.

Jepang, adalah negara maju yang punya segudang ilmu pengetahuan, terutama teknologi. Sebenarnya dari manakah ilmu pengetahuan yang mereka dapatkan sehingga mereka bisa menjadikan negara mereka pantas untuk disandingkan dengan negara maju di benua Eropa maupun Amerika? Jawabannya adalah membaca. Sudah bukan rahasia lagi kalau Jepang membudidayakan gerakan gemar membaca sejak masih kecil.

“Di zaman melinial saat ini, seperti media sosial yang sangat canggih memberikan banyak informasi, baik dari belahan dunia manapun, tidak menyurutkan minat gemar membaca kita, ini yang ditanamkan orang tua kita dari dulu”. Ungkap salah seorang tokoh masyarakat Kepri yang gemar membaca ini.

Hendriyanto Rahman, salah seorang tokoh masyarakat Kepri yang gemar membaca. (Dok/batambicara)

Beliau menambahkan dengan kutipan Hadist, tentang gemar membaca ini harus ada niat yang ditanamkan dalam jiwa kita terlebih dahulu.

Dalam sebuah hadits yang sangat populer, dari ‘Umar bin Khaththab radhiyallahu’anhu, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Sesungguhnya amal-amal itu dinilai dengan niatnya. Dan setiap orang [yang beramal] akan dibalas selaras dengan apa yang dia niatkan. Barangsiapa yang hijrahnya kepada Allah dan Rasul-Nya, maka hijrahnya kepada Allah dan Rasul-Nya. Barangsiapa yang hijrahnya kepada dunia yang ingin dia raih atau wanita yang ingin dinikahinya, maka hijrahnya kepada apa yang dia niatkan.” (HR. Bukhari dan Muslim)

“Mari kita kembalikan jiwa kita yang gemar membaca semenjak dahulu, karena saat ini kita terlena dengan media komunikasi (hanphone) yang setiap detik kita belum bisa melepaskannya”. Tutup Beliau, saat waktu senggang di salah satu rumah makan dibilangan wilayah Batam Centre, Selasa (9/4/2019), yang masih menyempatkan untuk membaca ini. **

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed