oleh

Fakta! Masyarakat Balongan Cium Gas LPG, Lapor Petugas Piket Pertamina

BATAMBicara | Indramayu – Meledak dan diikuti terbakarnya tanki milik PT Kilang Pertamina Internasional, anak usaha PT Pertamina (Persero), Senin (29/3/2021) dini hari, menyebabkan korban luka terbakar.

Berikut beberapa kronologis kejadian ini, yang di rangkum BATAMBicara, melalui laporan bidang sosial dan budaya dan pihak keamanan (Apkam) Pertamina Balongan, Indramayu:

Selamat malam Komandan dan izin melaporkan;

Perihal: Terbakarnya pipa gas di area kilang RU VI Balongan.

I. Fakta-fakta

  1. Pada hari Senin (29/03/2021) sekitar pukul 12.30 wib telah terjadi kebocoran pipa gas yang berlokasi di area kilang minyak Pertamina RU VI, yang menyebabkan kebakaran.
  1. Kronologis kejadian.
    A. Pada pukul 23.45 Wib, warga desa Balongan khususnya blok Kosambi melaporkan bau yang menyengat seperti bau LPG 3 Kg.
    B. Lukul 12.05 Wib, beberapa warga desa Balongan blok Kosambi mendatangi kantor Humas Pertamina RU VI Balongan yang lokasinya tidak jauh, dengan maksud komplain dan menanyakan penanganan bau kebocoran gas yang menimbulkan bau menyengat tersebut. Setelah dijelaskan oleh petugas yang piket kemudian masyarakat kembali kerumah dan bergerombol di blok.
    C. Pukul 01.05 Wib, terjadi ledakan sebanyak 2 kali, yang diduga bersumber dari pipa Gas dan membakar tangki penampung BBM, api masih berkobar sampai dengan baket ini dilaporkan.
  2. Akibat kejadian tersebut:
    • Kerugian personil, data sementara 4 orang luka bakar dan sekarang dalam perawatan di RSPP bumi patra Indramayu
  3. Data korban sementara
  4. 1) Sdr. Kosim, umur 18 tahun, pelajar,alamat Desa Juntikebon Kec.Juntinyuat (di rawat di RSPP Indramayu);
  5. 2) Sdr. Abdul alias Adil, umur 18 tahun, pelajar, alamat Desa Juntikedokan Kec.Juntinyuat di rujuk ke RSUD Indramayu
  6. 3) Sdr. Ibnu Azis, 18 tahun, pelajar, alamat desa Junti Weden Kec. Juntinyuat dirujuk ke RSUD Indramayu
  7. 4) Sdr. Ahmad Asrori, umur 18 tahun, pelajar, alamat Desa Junti Weden Kec.Juntinuuat dirujuk ke RSUD Indramayu
  8. Korban sementara adalah pengguna jalan dengan luka bakar sekitar 30%.
    • 2. Kerugian materil, belum bisa ditaksir
    • Warga masyarakat di sekitar lokasi kilang RU VI Balongan desa Majakerta dan desa Balongan khususnya di blok Kosambi.

10. Karena lokasinya tersebut sangat dekat dengan sumber kebakaran. Dan saat ini sedang dilakukan tahap evakuasi, khususnya wanita dan anak-anak, melakukan evakuasi mandiri ke lokasi yang aman, kerumah saudara dan kerabatnya. Dan untuk Blok Kosambi Desa Balongan disiapkan dibalai Desa Balongan. Untuk masyarakat Desa Majakerta sementara mengamankan diri dirumah sanak saudaranya maupun tetangga khususnya wanita dan anak-anak.
11. Bangsit kondisi masyarakat di Desa Majakerta dan desa Balongan blok Kosambi masih berjaga-jaga sambil menunggu perintah, serta himbauan dari Pertamina, pemerintah dan Apkam.

12. Upaya yang dilakukan, sebagai berikut:
a. Mengevakuasi korban yang terkena dampak langsung (korban), menginformasikan kepada masyarakat agar tetap tenang.
b. Apkam menutup jalan yang menuju lintasan arah ke area kilang RU VI Balongan, tutup jalan di perempatan Sukaurip Balongan dan pertigaan Desa Tinumpuk arah ke jalan kilang.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed