oleh

Heboh, Beredar Video Penusukan Terjadi di Mega Mall

Batambicara.id (26/8/2019 | Jakarta – Heboh, Dua video yang berisi rekaman pasca penikaman di Mega Mall mendadak beredar di media sosial, Senin (26/8/2019).

Video berdurasi 19 detik dan 10 detik itu kemudian menimbulkan kepanikan warga, termasuk warga Kota Batam, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) yang hendak berbelanja di Mega Mall Batam Centre.

Menanggapi kepanikan warga akibat video tersebut, Kepala Kepolisian Sektor (Kapolsek) Batam Kota Ajun Komisaris Polisi (AKP) Ricky Firmansyah dengan tegas menyatakan kalau tindak penikaman itu tidak terjadi di Mega Mall Batam, melainkan di Mega Mall Jakarta.

“Kami sudah cek.

Tidak ada kejadian di Mega Mall Batam Center.

Yang ada di rekaman itu adalah kejadian di mall daerah Pluit Jakarta,” ungkap Ricky.

Ricky kemudian mengharapkan agar masyarakat tidak membagikan lagi kedua video tersebut.

“Ada unsur sadisme karena ada darah di dalam video.

Kejadiannya tidak di Batam.

Jika masih terus disebarkan, maka kedua video itu bisa menimbulkan ketakutan pada masyarakat,” tegas Ricky. 

Sebagaimana dilansir di Nakita.id, ramai di media sosial, terjadi peristiwa penusukan yang melibatkan dua pekerja dari restoran yang sama.

Dikutip dari akun Facebook milik Choi Ku, seorang staff kabarnya menusuk seorang atasannya, tepatnya manajer wanita di restoran tempatnya bekerja.

Kejadian tersebut bertempat di pusat perbelanjaan Mall Pluit Village, Pluit, Penjaringan, Jakarta Utara.

Kabarnya, sang pelaku penusukan tak terima karena diberhentikan dari tempatnya bekerja.

Hal ini muncul dari salah satu komentar di akun Facebook Choi Ku yang mengunggah video mengerikan situasi setelah penusukan tersebut terjadi.

“Gegara di pecat’ gak di terima. Langsung di tusuk,” tulis pemilik akun Facebook bernama Awei.

Video yang diunggah pun memperlihatkan situasi yang cukup mengerikan.

Lantai pusat perbelanjaan yang mengilap itu tampak ternoda oleh bercak dan ceceran darah korban penusukan.

Pengunjung pusat perbelanjaan tersebut juga kelihatannya penasaran dan ramai berkerumun di lantai tempat peristiwa penusukan itu terjadi.

Tampaknya beberapa pengunjung juga sempat merekam bekas-bekas pertikaian sadis tersebut, sebab ada beberapa video yang juga diunggah di YouTube dengan angle berbeda.

Seperti yang diunggah di kanal YouTube Mojonesia, tampak sebuah video yang merekam korban tengah dibopong oleh beberapa orang.

Kelihatan pula pengunjung yang ngeri dan shock melihat ceceran darah di lantai pusat perbelanjaan tersebut.

Sementara manajer wanita yang jadi korban penusukan itu pun tergeletak tak jauh dari ceceran darah sebelum kemudian dibawa untuk mendapatkan perawatan.

Pihak manajemen pusat perbelanjaan pun telah memberikan klarifikasi melalui akun mereka, @pluit_village.instagram.com/pluit_village

Klarifikasi manajemen pusat perbelanjaan tempat peristiwa penusukan

Pernyataan ManajemenMalam ini (Minggu, 25 Agustus 2019), sekitar pukul 20.20 WIB, telah terjadi perkelahian antar staff internal restoran di salah satu penyewa di pluit village. Kami sangat menyayangkan kejadian tersebut.”

“Saat ini pelaku sudah ditangani oleh pihak kepolisian penjaringan jakarta utara dan korban sudah dirawat di rumah sakit pluit. Tidak ada korban jiwa atas kejadian ini. Pluit village tetap beroperasi secara normal.

Demikian info ini disampaikan dan terima kasih.

Manajemen Pluit Village,” jelas pihak manajemen pusat perbelanjaan.Facebook.com/Choi Ku

Pelaku penusukan di Mal Pluit Village

Beruntung korban penusukan itu ternyata masih bisa diselamatkan, sementara pelaku penusukan tersebut telah diamankan pihak berwajib.

Dari unggahan akun Facebook yang sama, beredar pula foto pria yang diduga merupakan pelaku penusukan itu.

Pria yang dikabarkan tak diterima dipecat itu belum diketahui namanya.

Si pelaku tampak memiliki rambut agak panjang, serta dari foto yang beredar tampak jika 10 menit setelah kejadian, pria itu berhasil diamankan.

Konon, pria itu menjabat sebagai supervisor sedangkan wanita yang ditusuk adalah atasannya dengan jabatan manager. 

Ia tak terima dirinya dipecat di restoran tersebut, sehingga ia menusuk leher atasannya dengan pisau yang ada di dapur. 

Cekcok pertama terjadi pada sore hari, kemudian pelaku pulang ke kosan.

Pada malam harinya, pelaku mendatangi lagi restoran itu untuk berbicara dengan korban tentang informasi pemecatan dirinya, sehingga terjadilah kasus penusukan tersebut.

Hanya saja, berdasarkan kabar yang beredar, pelaku sudah mempersiapkan pisau panjang yang diambil dari kosannya sebelum cekcok dengan pelaku. 

Tapi, entah mengapa, pisau panjang itu tak digunakan, pelaku malah lari ke dapur dan mengambil pisau pendek untuk melukai korban. **

Gambar utama: video tangkapan layar pasca penusukan di Mega Mall, Pluit, Jakarta Utara.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed