oleh

FPI Terima Laporan 57 Orang Hilang Pada 21-22 Mei

Batambicara.id, (25/5/2019) | Jakarta – Front Pembela Islam (FPI) menerima laporan hilangnya 57 orang dalam kerusuhan usai demonstrasi di Bawaslu pada 21-22 Mei.

Ketua Tim Investigasi FPI Ali Alatas mengatakan, laporan itu berasal dari para warga yang mendatangi kantor FPI maupun menyampaikannya melalui aplikasi Whatsapp.

Dilansir dari Jurnalislam, Ali mengaku tidak dapat memastikan nasib 57 orang tersebut apakah masih hidup atau sudah meninggal dunia.

“Kita masih mencari tahu kondisi mereka,” terang Ali dalam konferensi persnya kepada media pada Jum’at (24/5) di Jakarta.

Ali menerangkan pihaknya akan melakukan investigasi mengenai 57 orang yang hilang tersebut.

Menurut dia, saat malam kejadian ratusan warga banyak yang berkumpul di Petamburan untuk menjaga kediaman Imam Besar Habib Rizieq Shihab.

“Mereka ini para warga yang simpatik dengan Habib Rizieq,” terang Ali.

Duka Cita

FPI juga menyampaikan belasungkawa dan duka cita mendalam atas wafatnya warga masyarakat yang menjadi korban kekerasan aparat Brimob.

Baca Juga : Brimob Terus Tembaki Gas Air Mata Meski Massa Sudah Membubarkan Diri

Ketua DPP FPI Ustadz Awit Mashuri organisasinya mendo’akan semoga para korban dan warga masyarakat tersebut syahid di jalan Allah.

“Hingga saat ini, korban yang tewas menurut catatan berbagai rumah sakit di Jakarta dan keterangan resmi dari Gubernur DKI Jakarta adalah berjumlah 16 delapan orang,” kata Ustadz Awit.

Baca Juga : 16 Orang Telah Gugur Pada Aksi Kedaulatan Rakyat

Ustadz Awit mengatakan tidak menutup kemungkinan korban jiwa. Ini akan terus bertambah mengingat ratusan Iagl korban yang Iuka-Iuka berat maupun ringan.

“Kami sampaikan kepada keluarga korban agar tetap tabah dan tegar menghadapi musibah ini,” ujar Ustadz Awit. **

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed