oleh

90 Titik Hutan Dan Lahan Terbakar Di Batam

Batambicara.id (21/3/2019) | Batam – Musim kemarau 33 derajat, yang melanda Batam saat ini mengakibatkan banyak hutan-hutan kering yang terbakar.

Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Batam mencatat sepanjang tahun 2019 ini, terdapat 90 titik kebakaran baik lahan maupun permukiman warga.

Kepala Damkar Batam, Azman mengatakan kebakaran paling banyak terjadi di Bulan Maret yang mencapai 40 titik kebakaran dan semua rata-rata merupakan kebakaran hutan.

“Mayoritas di bulan ini memang hutan. Kemarin ada yang di Kawasan Dam Muka Kuning, Baloi, Simpang Jam dan ada juga yang di hutan Tanjung Riau,” sebutnya.

Azman menjelaskan, kondisi cuaca yang sangat panas menjadi faktor kebakaran selain kelalaian manusia. Kondisi hutan saat ini kering jadi api sangat cepat merambat.

Ia menyebutkan beberapa titik api bahkan sulit untuk dipadamkan karena lokasinya yang tidak bisa dijangkau mobil pemadam kebakaran. Untuk kondisi seperti ini petugas cukup mengawasi api agar tidak menjangkau permukiman warga.

“Seperti yang di hutan Baloi kemarin. Petugas berada di lapangan hingga pukul 02.00 WIB dini hari. Armada tidak bisa masuk jadi cukup diawasi dan mengamankan lokasi yang terdekat dari khalayak ramai,” terang Azman.

Baca : Kebakaran Melanda Batam

Disinggung mengenai kesanggupan armada pemadam kebakaran, ia mengungkapkan hingga saat ini cukup untuk mengatasi titik kebakaran yang ada. Pihaknya juga terus berkoordinasi dengan BP Batam dan Maggala Agni setiap ada kejadian kebakaran.

“Kalau diperlukan baru kita akan minta bantuan ke KLH (Kementrian Lingkungan Hidup). Namun sejauh ini belum ada rencana untuk mendatangkan Helikopter lagi. Masih bisa kami atasi yang sekarang ini,” ungkapnya.

Azman tetap meminta kepada warga untuk lebih peduli terhadap lingkungan terutama hutan. Saat ini sudah puluhan hektar terbakar akibat kelalaian manusia. “Jangan sembarang membakar lahan, buang puntung rokok atau melakukan tindakan yang menyebabkan kebakaran,” Himbaunya. (Batampos) **

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed