Pendidikan

GWI Kepri Sukses Gelar Sertifikasi Kompetensi Wartawan di Batam

BATAMBicara.id | Batam – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Kepri Gabungan Wartawan Indonesia (GWI) sukses menggelar Sertifikasi Kompetensi Wartawan (SKW) lisensi BNSP (Badan Nasional Sertifikasi Profesi).

Pelaksanaan Uji Kompetensi ini dilakukan selama 2 hari, Ahad dan Senin dari tanggal 13 – 14 November 2022 di Tempat Uji Kompetensi (TUK) Kampus 2 UNRIKA Batam Centre, Kota Batam.

Peserta yang mengikuti SKW di Kampus 2 UNRIKA Batam Center, Kota Batam

Ketua DPD Kepri GWI Budiono mengatakan, Skema yang diambil oleh 13 peserta dari berbagai media di Kota Batam ada Tiga Skema, “ada 13 Asesi (peserta) yang mengikuti SKW, dimana diantaranya mengambil Skema Muda Reporter, Skema Madya dan Skema Utama,” ucap Budiono, saat ditemui diruangan tempat asesmen peserta.

Dikatakan Budiono, Asesi yang ingin mengikuti SKW wajib melampirkan syarat-syarat yang telah ditentukan serta portofolio sesuai skema yang diinginkan, “karena portofolio merupakan bukti dari apa yang kita kerjakan selama ini,” tuturnya.

Lanjut Budiono, SKW ini melalui Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) Pers Indonesia, dimana GWI telah memiliki TUK yang telah disetujui LSP Pers Indonesia. Dalam proses sertifikasi, menggunakan Standar Kompetensi Kerja Khusus (SKKK) Wartawan Indonesia, yang telah terintegistrasi oleh Kemenaker RI. Sedangan Skema Sertifikasi yang digunakan juga telah diverifikasi oleh BNSP.

Adapun dijelaskan Budiono, landasan hukum tentang BNSP dan Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) Pers Indonesia menjalankan Sertifikasi Kompetensi Wartawan (SKW) adalah sbb :

  1. Undang-Undang Nomor 13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan.
  2. Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional.
  3. Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2012 tentang Pendidikan Tinggi
  4. Peraturan Pemerintah Nomor 10 Tahun 2018 tentang Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP)
  5. Peraturan Pemerintah Nomor 31 Tahun 2006 tentang Sistem Pelatihan Kerja Nasional.
  6. Peraturan Presiden Nomor 8 Tahun 2012 tentang Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia
  7. Peraturan Pemerintah Nomor 23 Tahun 2004 tentang BNSP
  8. Peraturan Pemerintah Nomor 10 Tahun 2018
  9. Permenaker RI No. PPER.22/Men/IX/2009
  10. Permenaker RI No. PER.21/Men/X/2007
  11. Permenaker RI No. VI/2007 tentang Tata Cara Perizinan dan pendaftaran LSP.

Ketua Umum LSP Pers Indonesia, Heinjte Mandagie yang hadir sebagai Asesor SKW kali ini mengatakan, ini merupakan Sertifikasi Profesi Wartawan pertama di Indonesia yang dilakukan atau dilaksanakan oleh negara melalui LSP Pers Indonesia.

“Kami hadir untuk membantu wartawan mensertifikatkan kompetensinya, bukan membuat ujian layaknya orang baru belajar jadi wartawan. Keahlian dan pengalaman wartawan itulah yang kita sertifikatkan dengan alat ukur standar kompetensi kerja khusus wartawan yang sudah disahkan pemerintah,” ungkapnya.

“LSP Pers Indonesia hanya memfasilitasi organisasi-organisasi pers, dan Presiden RI juga mengatakan dengan jelas bahwa peraturan itu hanya dibuat oleh organisasi pers. Dewan Pers hanya fasilitator dan bukan regulator. Tahun 2000 setelah Dewan Pers dan Kementerian Penerangan dibubarkan maka lahirlah Undang-undang pers tahun 1999 yang tertera semua urusan pers diserahkan kepada organisasi pers yang berbadan hukum,” tambah Mendagie yang saat ini masih menjabat Ketua DPP SPRI ( Dewan Pimpinan Pusat – Serikat Pers Republik Indonesia).

“Bahan atau materi yang akan kita uji besok adalah standarisasi regulasi yang dibuat oleh pemerintah, termasuk SPRI di dalamnya dan beberapa media yang berkompeten melakukan itu di Jakarta. Dengan Skema Utama, Madya, Muda Reporter dan Kameramen,” tutur Mendagie saat pembukaan SKW di ruang kelas Kampus 2 UNRIKA. Ahad (13/11/2022).

Dari kiri: Budiono, Heintje Mendagie, Mangapol Matondang

Pada pelaksanaan Sertifikasi Kompetensi Wartawan ini ada dua Master Asesor yang menguji kompetensi Wartawan, diantaranya Heinjte Mandagie dan Mangapul Matondang.

Peserta Skema Wartawan Utama saat diuji oleh Asesor Heinjte Mandagie

“Saya bangga bisa mengikuti SKW di BNSP melalui LSP Pers Indonesia karena bersertifikat resmi dari negara. Standar kompetensi yang digunakan juga benar-benar sesuai dengan unit kompetensi kerja wartawan,” ujar Rahmad Sauti, salah satu peserta Skema Utama dari Media batambicara.id,. Senin (14/11/2022). [red]

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Juga
Close
Back to top button