oleh

‘Spirit of Sixtynine’, Selebrasi yang Berlebihan

Batambicara.id (15/5/2019) | Karimun – Masa SMA (Sekolah Menengah Atas) atau setingkatnya adalah masa dimana usia remaja sudah berakhir dan memasuki usia dewasa. Masa itu pula masa yang tak pernah terlupakan oleh setiap insan yang pernah melewatinya.

Tahun kelulusan SMA sudah tiba, dimana setiap sekolah sudah memberikan hasil akhir ujian. Tak terkecuali sekolah yang ada di Karimun, Kepulauan Riau.

Selebrasi siswa SMA merayakan kelulusan mereka dijalanan Karimun (dok/video/tangkapan layar)

Dimana siswa lulusan salah satu sekolah yang ada di Tanjung Balai Karimun (TBK) ini, merayakan kelulusn mereka sangat tidak mencerminkan adat istiadat tanah Melayu, yang sangat menjunjung tinggi norma-norma kesopanan.

Seorang pemuda Karimun mengirimkan beberapa foto dan video siswa yang sedang selebrasi atas kelulusan mereka kepada batambicara.id, foto serta video tersebut sangat bertentangan dengan budaya TBK dan tanah Melayu negeri ini.

Pemuda Karimun ini menuturkan melalui whatsapp, “saya aja sangat riskan dan agak geli melihat aksi mereka dijalanan seperti ini, mereka ugal-ugalan dijalan dan kelakuan coret-mencoret seragam mereka juga sangat tidak sopan.

“Saya harap kepada pihak sekolah, atau guru pembimbing serta peranan orang tua sangat penting disini, karena mereka sudah lulus pastinya tak kembali ke sekolah lagi. Tapi ini buat kedepan, pasti setiap tahun ada yang lulus”, ujar pemuda yang berwajah oriental ini.

Selebrasi coretan yang berlebihan, (dok/tangkapan layar/video).

“Guna antisipasi kelakuan yang seperti ini jangan terulang setiap tahun, mungkin peranan Pemkab disini sangat di butuhkan, apalagi sekarang lagi bulan puasa bagi kaum muslimin, sangat tidak mencerminkan budaya Melayu yang sangat kental ke Islamannya”. Tutup pemuda yang selalu bepergian Batam-TBK ini.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed