BATAMBicara

Mulai Besok POLRI Gelar Razia Gabungan Lalin, Polisi Cabut Kunci Kenderaan! Begini Aturannya

BATAMBicara | Kepolisian Republik Indonesia akan menggelar razia gabungan dengan nama ‘Operasi Patuh Jaya 2020’ yang dimulai besok. Kamis (23/7), secara Nasional seluruh Indonesia. Bagi pengendara jangan sampai jadi korban polisi nakal, ini prosedur dan ciri-ciri razia resmi.

Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Metro Jaya akan kembali menindak para pelanggar aturan berlalu lintas di wilayah Ibu Kota. Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya Kombes Sambodo Purnomo Yogo mengaku sebagaimana mengutip motorplus, bahwa pihaknya sudah menyiapkan ribuan personel yang tergabung dalam beberapa satuan kerja dan siap menindak para pengguna jalan yang melakukan pelanggaran lalu lintas. “Kita tetap fokus ke-15 pelanggaran yang menjadi rawan kecelakaan,” ujarnya dalam keterangan tertulis, Minggu (19/7/2020).

Ia juga menegaskan, pihaknya juga sudah melakukan pemetaan kawasan rawan pelanggaran. Dengan demikian, pada hari ini, anggota sudah siap disebar ke lokasi-lokasi tersebut. “Anggota sudah siap dan kami harap masyarakat juga bisa lebih tertib berlalu lintas bila tidak ingin ditilang,” kata Sambodo.

Sementara itu, terkait dengan Operasi Patuh Jaya 2020, Sambodo menuturkan tetap akan dilaksanakan sesuai jadwal, yakni 23 Juli sampai 5 Agustus 2020.

Polisi Cabut Kunci Kontak Pengendara Saat Razia

© KanalHukum YouTube

Sudah sering kita lihat aksi polisi mencabut kunci pemotor yang kedapatan melanggar lalu lintas baik saat razia maupun tidak. Alasannya sebagai tindakan pencegahan, agar pelanggar tidak kabur.

Mengenai tindakan hal tersebut apakah dibenarkan? Pemerhati Masalah Transportasi, Budiyanto pun memberikan penjelasan.

Menurut Budiyanto, dilihat dulu dari pelanggaran dan situasi di lapangan, jika STNK dan SIM mati atau sudah tidak berlaku polisi memang diberi kewenangan untuk menyita kendaraan. “Kalau situasi di lapangan memaksa untuk itu (menyita kunci) kita diperbolehkan, kan kita memiliki diskresi,” terang Budiyanto yang juga mantan Kasubdit Gakkum Ditlantas Polda Metro Jaya, (21/7/20).

“Maksudnya petugas mengambil keputusan untuk mengamankan kunci kendaraan,” katanya. Bukan tanpa alasan polisi punya kewenangan untuk mengamankan kunci kendaraan pelanggar lalu lintas. (**)

Redaksi Batam Bicara

Komentari Berita

Most popular

Most discussed