oleh

Hindari Penyemprotan Dengan Kompresor Ketika Mengganti Oli

BATAMBicara – Terkadang teknisi bengkel melakukan penyemprotan angin kompresor pada ruang mesin, dengan tujuan agar sisa – sisa dari oli lama akan habis terbuang. Hal ini diyakini agar kinerja oli baru akan lebih optimal jika tak ada sisa dari oli yang lama didalam ruang mesin.

Sebenarnya hal ini tidak dianjurkan karena angin kompresor tersebut mengandung uap air, dan akan menyebabkan mesin tidak bekerja dengan optimal dikarenakan tertinggalnya uap air didalam ruang mesin. Kondisi tersebut bisa berpengaruh terhadap kinerja oli dalam melakukan pelumasan komponen yang ada di dalam dapur pacu.

Pemilik bengkel spesialis matik Naranata Motor Joko Purnomo mengatakan “Saat melakukan penggantian oli mesin, sebaiknya tunggu sampai olinya habis sendiri tidak perlu menyemprotnya menggunakan kompresor. Angin dari kompresor itu mengandung uap air,” ujar Joko yang dilansir oleh Kompas.com, Minggu (31/5/2020). Selain itu, Joko menambahkan, udara dari kompresor yang disemprotkan di dalam ruang mesin bisa saja membuat kotoran yang ada di dalamnya justru menyebar.


Kondisi ini membuat kotoran yang seharusnya bisa keluar bersama pelumas bekas tersebut, tidak bisa keluar lantaran sudah terdorong oleh angin kompresor yang bertekanan tinggi. “Di samping itu, saat ruang mesin disemprot kompresor bisa saja ada komponen yang mengalami kekurangan pelumas,” ucapnya.


Joko menambahkan, hal tersebut terjadi karena sisa pelumas yang seharusnya bisa tetap melumasi komponen keluar semua. Dampak yang bisa terjadi jika komponen di ruang pacu kekurangan pelumas adalah terjadinya keausan.
“Saat mengganti pelumas seharusnya biarkan sisa oli menempel pada komponen, jika semua disemprot keluar bisa saja ada yang kekurangan pelumas dan ini bisa menjadikan keausan pada komponen,” katanya.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed