Organisasi

Pernyataan Sikap: Persatuan Pimpinan Ormas dan Mubaligh Prov Kepri

PERNYATAAN PIMPINAN ORMAS ISLAM, ULAMA, TOKOH AGAMA DAN MUBALLIGH PROVINSI KEPULAUAN RIAU

BATAMBicara | Batam – Pada acara Silaturrahmi dan Halal Bihalal 1443 H/2022, Persatuan Mubaligh Kepri bersama Polda Kepri yang diadakan Sabtu (21/5/2022) bertempat di Restoran Seafood 933 Golden Prawn, Kecamatan Bengkong, Kota Batam. Adalah sekaligus pembacaan pernyataan sikap pimpinan ormas Islam, Tokoh Agama, Ulama dan Mubaligh Provinsi Kepri.

Ketua Persatuan Mubaligh Kepri Maryono, S.Ag, mengatakan, tema acara ini adalah “Kamtibmas” yang intinya adalah pemerintah dan masyarakat harus bersatu.

Menurut Maryono, negara ini akan stabil apabila Tokoh agama dan Tokoh masyarakat menyatu dengan pemerintah dan tidak boleh berpisah. Walaupun ada riak-riak di masyarakat yang seolah-olah mengkritik pemerintahan”, kata Maryono.

Sebenarnya, lanjut Maryono, itu bukan mengkritik tapi meluruskan, “pentingnya suatu acara ini sebenarnya supaya nyambung antara penegak hukum dengan yang dibawah, sesuai dengan tema Kamtibmas”, sebutnya.

Sambung Maryono, Mubaligh ini adalah corong utama ummat Islam, pemerintah memang memerlukan kekuatan Mubaligh itu untuk menyampaikan pesan-pesan pembangunan kepada masyarakat, dalam hal ini adalah Kamtibmas.

Diketahui jumlah Mubaligh se Kepri sebanyak 1270 dan yang dari PMB (Persatuan Mubaligh Batam) 700 Mubaligh maupun Da’i.

Persatuan Mubaligh Kepri juga mengapresiasi Kepolisian Kota (Polresta) Batam dan Polda, mengingat sangat mendukung kegiatan kerukunan dan Kamtibmas.

Berikut pernyataan sikap yang disampaikan Persatuan Mubaligh Provinsi Kepri, yang dihadiri oleh Kepolisian Daerah Kepulauan Riau, Dir Binmas yang diwakili Dit Binmas Polda Kepri.

1 2Laman berikutnya

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Back to top button