Organisasi

Silaturrahmi dan Halal Bihalal Persatuan Mubaligh Kepri bersama Polda Kepri

BATAMBicara | Batam – Persatuan Mubaligh Kepri bersama Polda Kepri menggelar acara silaturahmi sekaligus Halal Bihalal 1443 H/2022. Bertempat di Restoran Seafood 933 Golden Prawn, Kecamatan Bengkong, Kota Batam. Sabtu (21/5/2022).

Acara yang dimulai pukul 09.00 Wib tersebut dihadiri oleh Kementerian Agama Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) dan Dir Binmas Kepolisian Daerah Kepulauan Riau.

Ka Kantor Kementerian Agama wilayah Kepri, diwakili oleh KH Bambang Maryono, yang sekaligus Ketua MUI Provinsi Kepri, dan dari Polda Kepri dihadiri oleh Dir Binmas, diwakili oleh Dit Binmas Ipda Pol Indra Tanjung.

Pada saat sambutan dari Polda Kepri, Ipda Pol Indra Tanjung menyampaikan permintaan maaf karena Dir Binmas Polda Kepri tidak dapat hadir.
“Seharusnya yang menyampaikan sambutan ini adalah Dir Binmas Polda Kepri, namun beliau ada urusan Polda jadi diwakilkan kepada Dit Binmas, tetapi beliau juga ada acara dari Polda hingga diwakilkan lagi kepada saya”, sebutnya.

Disini Binmas berpesan agar tetap menjaga stabilitas keamanan, dan meminta kepada para da’i terus menyampaikan kepada masyarakat agar tidak mudah tergesek oleh info-info dari luar yang belum tentu kebenarannya.

Ketua MUI Provinsi Kepri KH Bambang Maryono, mengatakan dalam sambutannya, para da’i akan tetap menyampaikan kepada masyarakat untuk selalu menjaga stabilitas keamanan yang kondusif, yang tertib dan taat hukum.

Kiyai Bambang juga mengatakan ada beberapa unsur yang harus diperkuat untuk diketahui masyarakat, diantaranya adalah:

Ukhuwah Islamiah: persaudaraan antar sesama islam (seakidah). Ditengah masyarakat pasti ada yang namanya Furuiyah, Khilafiah. Ini akan tetap terjadi ditengah masyarakat. Seperti penentuan awal puasa dan awal Idul Fitri. Ini harus kita tenangi dengan hasanah.
Ukhuwah Diniyah: persaudaraan sesama umat beragama.
Ukhuwah Wathoniah: persaudaraan sesama anak bangsa.
Ukhuwah Insaniyah: persaudaraan atau berhubungan yang baik untuk mencintai sesama manusia (Hablum minannas).

“Untuk menciptakan Kamtibmas yang baik maka kita akan selalu menyampaikan ditengah-tengah ummat”, tutur KH Bambang.

Ketua PMB (Persatuan Mubaligh Batam) Maryono, S.Ag, selaku tuan rumah acara turut menyampaikan peran serta para da’i untuk selalu menjaga ketertiban ummat maupun masyarakat.
“Para Mubaligh adalah sebagai corong menyampaikan kepada masyarakat untuk selalu menciptakan rasa keamanan”, sebut Maryono.

Maryono juga menuturkan, ada beberapa aspek, seperti:
Iman harus kuat;
Jiwa nasionalisme yang kuat;
Sadar hukum;
Ekonomi yang kuat;
Menstabilkan rumah tangga yang sakinah.
“Kamtibmas akan tercipta dengan lima rukun itu”, tutupnya.

Selanjutnya pemberian bingkisan oleh Polda Kepri melalui Dir Binmas yang diserahkan oleh Dit Binmas kepada 200 Mubaligh Kepri yang hadir.

Kemudian sebelum acara ditutup karena masuk waktu Shalat Dzuhur, dari Persatuan Mubaligh Kepri membacakan pernyataan sikap. (sauth/bbid)

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Back to top button