Organisasi

Rumpun Melanesia Bersatu Gelar Deklarasi, Bentuk Situasi Aman dan Kondusif di Kota Batam

BATAMBicara | Batam – Rumpun Melanesia Bersatu (RMB) menggelar Deklarasi suatu kumpulan gabungan masyarakat NTT, Maluku, dan Papua. Dengan memiliki kesamaan ciri khas seperti, kulit hitam dan rambut keriting. Acara tersebut berlangsung di Ballroom Restoran Golden Prawn Kelurahan Tanjung Buntung, Kecamatan Bengkong, Kota Batam Kepulauan Riau. Kamis (31/3/2022).

Hadir dalam kesempatan itu Kasat Intelkam Polresta Barelang Kompol Yudiarta Rustam Amd,S.S,M.M dan Jajarannya, tokoh Pendiri Ras Melanesia dan seluruh pengurus serta anggota yang tergabung dalam Ras Melanesia. RMB bertekad menjadikan Kota Batam aman dan kondusif serta menjalin komunikasi yang baik.

Ketua Umum Dewan Pendiri RMB, Modi Timisela saat diwawancarai mengatakan, ide Ras Melanesia terbentuk disebabkan banyak persoalan yang melibatkan masyarakat Indonesia bagian Timur. “Bertujuan menyatukan perbedaan pendapat baik dari suku agama dan ras, terutama kepada masyarakat Ras Melanesia di Kota Batam”, ucapnya.

Modi juga menyampaikan ucapan terima kasih kepada Kapolda Kepri, Kapolresta Barelang, Kasat Intelkam Polresta Barelang dan jajarannya, yang telah memfasilitasi terlaksananya Deklarasi tersebut.

“Terbentuknya Ras Melanesia bersifat sosial bukan semata-mata menjadi saingan dari Perkit dan Pemuda Perkit yang telah terbentuk”, tegas Modi.

Kasat Intelkam Polresta Barelang, Kompol Yudiarta Rustam, mengatakan, hadirnya RMB dinilai positif karena mewadahi sekumpulan orang yang berasal dari NTT, Papua dan Maluku, “sehingga kedepannya dapat berkordinasi dengan baik untuk menciptakan situasi aman dan kondusif di Kota Batam ini”, pungkasnya. (lk/bbid)

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Back to top button