oleh

Rapat Kerja Forsil PKM Dilaksanakan di PIH

BATAMBicara – Batam | Rapat Kerja Forum Silaturahmi (FORSIL) Penggerak Kemakmuran Masjid (PKM)
Mengadakan Rapat Kerja (Raker) Perdana setelah deklarasi bulan lalu.

Raker yang di mulai pada pukul 08:00 WIB, di gedung PIH Batam Center dihadiri oleh pejabat PJS Walikota Batam, Syamsul Bahrum.

Dalam sambutannya Syamsul Bahrum menyampaikan bahwa Forsil PKM adalah organisasi yang sangat baik, karena disini ada bahasa forum, artinya disini sama rata tanpa membedakan tingkat pendidikan.

Syamsul Bahrum mengatakan juga bahwa ada kata- kata penggerak, “Penggerak itu adalah lokomotif bukan gerbong,” ucap Syamsul dan jika pejabat PJS Walikota Batam juga mengatakan bahwa Forsil PKM tidak membuat teritorial artinya Forsil PKM bisa mendunia,” tambah Syamsul.

Dalam sesi akhir sambutanya Syamsul Bahrum akan memberikan anggaran bantuan kepada Forsil PKM senilai 5 Juta Rupiah dan disambut takbir oleh peserta yang hadir.

Raker Forsil PKM di pimpin oleh Ketua Dewan Syuro Hardi Slamet Hood, dalam penyampaian ada 3 poin penting dalam program Forsil PKM yaitu:
1. SILATURRAHIM
2. PENGGERAK
2. KEMAKMURAN

Forsil PKM akan membuat program dan membantu masjid-masjid untuk membuat usaha masjid seperti:
A. Masjid Mart
B. Cafe Masjid
C. Klinik Masjid
D. Manajemen Masjid
E. Membantu Legalitas Masjid
F. Diskusi Politik Keumatan
G. Komunitas Relawan Masjid

Hardi S. Hood menuturkan bahwa dana yang akan diperoleh bersumber dari TAHMID
“TAHMID adalah wadah untuk berdo’a dan menggalang dana Secara Online.” tuturnya.

Rizaldi yang memimpin bidang media Forsil PKM menyampaikan bahwa bidang media Forsil PKM rencananya akan menjalankan program kerja:

1. Pelunya kegiatan masjid di blow up di media agar masyarakat dapat mengetahui syiar kegiatan dakwah di Masjid.

2. Perlu adanya jurnalis di setiap masjid yang akan memberikan informasi terkait kegiatan masjid.

3. Memanfaatkan video-video dan konten-konten masjid untuk dibuat dan ditayangkan pada media online seperti Youtube, FB, Instagram, dll karema dengan ditampilkannya di medsos maka selain menyampaikan syiar Islam juga dapat menghasilkan uang.

Ustadz Haikal Hassan yang biasa dipanggil dengan Babe Haikal turut hadir dalam Raker, beliau berpesan bahwa jika kita ingin maju maka kita harus menggunakan produk dalam negeri terutama produk umat Islam. “Selagi kita menggunakan produk asing kita tidak akan pernah maju,” tuturnya.

Babe Haikal juga mengatakan bahwa kita sebagai umat Islam haruslah mementingkan orang lain, mengurus orang lain dan bantu orang lain.

(bbid/riz/hst

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed