oleh

Memacu Semangat Para Pejuang Ekonomi Islam di Batam, Ketua PA212: Perjuangan Kita Atas Perintah Allah

Batambicara.ID | Batam – Sudah nampak banyak toko – toko maupun gerai ummat yang tersebar di Kota Batam seperti 212Mart dan cafe – cafe milik ummat.

Hal ini akan bisa lagi tumbuh pesat jika semua ummat muslim mendukung, berbelanja dan selalu berjamaah dalam setiap muamalah maupun mudharabah.

Batambicara.id, bersama GM Cafe, Oke Oce Progresif Kepri dan Kota Batam serta 212Mart Kota Batam mengadakan sebuah diskusi ‘obrolan santai’ dengan tema Memotivasi Para Pejuang Ekonomi Islam di Batam, bertempat di GM Cafe Mega Legenda 2 Batam Center, Ahad (15/3/2020).

Dalam obrolan santai yang dihadiri oleh para pendiri 212Mart dan pengurus Oke Oce Progresif Kepri ini mendengarkan pemaparan dari dua narasumber. Yakni dari Pembina Pusat Inkubasi Bisnis Syariah (Pinbas – MUI) Jatim, KH Mochammad Yunus dan Ketua Persaudaraan Alumni (PA) 212 Pusat, KH Slamet Ma’arif.

KH Mochammad Yunus dalam pemaparan awal bincang santai ini mengatakan, “membanguan ekonomi syariah berbasis masjid ini bisa diterapkan, karena masjid juga termasuk salah satu tempat pengendalian ekonomi ummat.

“Kata Mart ini bisa dipadukan dengan masjid dan ummat Islam harus memiliki peradaban ekonomi yang bersyariah dan harus bersinerji dengan jamaah”, imbuh KH Yunus sapaan akrab beliau.

Ketua PA 212 Pusat KH Slamet Ma’arif menyampaikan “bangunlah sistem yang kuat dulu, sebelum produk itu dipublikasi. Lengkapi produk dengan beberapa doktrin ke setiap pengurus dan anggota koperasi”.

“Istiqomah 100rb aja belanja setiap bulan, Insya Allah gerai 212Mart milik ummat akan bertahan, walau selisih 50 rupiah pun, karena disitu ada nilai pahala selain itu untuk membangun perekonomian ummat kita”.

“Selain sistem manajemennya yang perlu di segarkan, kita – kita yang sudah tergabung didalamnya, marilah kita belanja di toko kita. Walau saat ini pemasok utamanya belum dari kalangan ummat”.

“Karena membangun peradaban perekonomian ummat saat ini adalah sebuah perjuangan. Kita harus benarkan niat kita terlebih dahulu, karena perjuangan kita ini atas perintah Allah SWT. Karena prinsip perjuangan adalah menegakkan kebenaran dan mencegah yang munkar serta zhalim”, terang KH Slamet.

Mengapa demikian, tanya KH Slamet. “karena saat ini, lanjut KH, jika kita selalu berbelanja di tempat – tempat kapitalis maupun di luar koridor ummat, maka kekuatan muslim tidak akan bisa menguasai pasar ummat”.

“Justru tetap mereka – mereka yang menguasai pangsa pasar saat ini”, tutup KH yang bersama Imam Besar Habib Rizieq berjuang untuk ummat ini.

Mengakhiri obrolan santai, ustadz Bukhari Muslim, menambahkan dalam tausiahnya, “karena ghirah kita saat ini baru buih yang dikumpulkan, dan belum menjadi ombak yang kuat yang siap untuk menghantam, maka kita bangun dulu sistem yang kuat terutama bangun ekonomi ummat serta bela kaum dhuafa, karena salah satu doa yang diterima Allah adalah doanya kaum dhuafa”, jelas ustadz dari Jakarta ini. (Sktn) **

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed