oleh

Batam Peduli Uyghur

Aksi Solisaritas Muslim Uyghur Kota Batam

Batambicara.ID | Perhatian dunia terhadap muslim Uyghur di negeri China saat ini sedang tertuju kesana. Tidak saja dari kalangan pesepakbola tersohor dunia Mesut Oezil warga muslim Jerman, sampai ke penyanyi religius dunia Maher Zain.

Longmarch dihadiri 48 organisasi se-Kota Batam

Mereka mengecam dan memberikan kritik yang tajam kepada pemerintahan China, namun belum menuai harapan. Seperti pembebasan warga muslim Uyghur yang ditahan di kamp penahanan dengan berbagai cara penyiksaan.

Hal itu membuat para aktifis dan penggiat dakwah Kota Batam, turut andil menyampaikan suara protes dan harapan-harapan penyampaian kepada pemerintah Indonesia untuk mengecam dan berpihak kepada negara muslim belahan dunia lainnya, agar memprotes perilaku dan sikap ketidaklaziman pemerintahan China terhadap warga muslim Uyghur.

Aksi longmarch yang diadakan oleh 48 organisasi se-Kota Batam, Ahad (22/12/2019) kemarin mendapat simpatik dari warga Batam. Penyampaian dan tausiah serta mendo’akan warga muslim Uyghur dimulai dari titik kumpul dihalaman masjid Agung Batam hingga ke lapangan WTB (Welcome to Batam) Batam Centre.

Menurut koordinator lapangan Andika, aksi damai ini akan menyampaikan protes kepada pemerintah kita, selanjutnya bersama kita mendo’akan saudara kita muslim Uyghur yang dibantai oleh rezim komunis China.

“Biar Allah SWT, menjadi saksi perjuangan ini. Suka duka namun kita tetap satu dalam tujuan. Tak memandang warna bendera, suku bangsa atau apapun itu.

Karena tidak dengan sisi Agamamu saja harus bergerak dalam membantu saudara-saudaramu yang tertindas. Cukup menjadi manusia yang memiliki sisi kemanusiaan yang kuat”, sebut Andika.

Ustadz Abu Ghaza (UAG) saat menyampaikan pesan-pesannya.

Aksi Solidaritas longmarch Ahad kemarin, juga dihadiri beberapa tokoh agama seperti Ustadz Erwin Abu Ghaza dan beberapa tokoh agama dan tokoh masyarakat Kota Batam lainnya.

Dalam penyampaian Ustadz Abu Ghaza (UAG) memberikan tausiah agar masyarakat muslim Kota Batam bersatu dan turut selalu mendo’akan saudara seakidah yang berada diluar sana yang tertindas yang selalu mendapat diskriminatif dari pemerintahannya.

“Harapan kita marilah bersatu untuk suara muslim sedunia agar Allah segera menurunkan bantuan buat kita semua, buat warga muslim dibelahan dunia manapun agar terhindar dari kekejian ini”, ungkap UAG, langsung disambut teriakan takbir dari massa yang terdiri dari 48 organisasi, para aktifis dakwah, Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) Kota Batam, komunitas dan puluhan paguyuban yang turut hadir memenuhi halaman masjid Agung hingga kejalan.

Video cuplikan Aksi Solidaritas Uyghur Kota Batam (dok/adr/bb). **

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed