oleh

Pemilihan Ketua LPM Tiban Lama, Pertama Terpilih Wanita

Batambicara.id (22/10/2019) | Batam – Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) adalah lembaga, organisasi atau wadah yang di bentuk atas prakarsa masyarakat sebagai mitra pemerintah kelurahan dalam menampung dan mewujudkan aspirasi dan kebutuhan masyarakat di bidang pembangunan.

Maka itu LPM kelurahan Tiban Lama, Kecamatan Sekupang, Kota Batam, melanjutkan pemilihan kepengurusan. Masa bhakti kepengurusan sebelumnya sudah habis selama 3 tahun.

Pemilihan pengurus LPM Tiban Lama, Minggu (20/10) kemarin, terpilih Ika Lasdiana. Ini sejarah pertama dari 4 periode ketua LPM Tiban Lama dipimpin seorang wanita. Dari jumlah 15 RW dan 45 RT se-kelurahan Tiban Lama dengan pemilih 3 orang dari utusan setiap RT.

Seorang tokoh masyarakat mengatakan, akan ikut andil dalam pembangunan bersama elemen-elemen masyarakat lainnya, terutama membangun dari segi SDM (sumber daya manusia).

“Tentunya kami setuju dan mendukung semua terobosan-terobosan terbaru yang positif dalam membangun kampung kita”, ungkap seorang tokoh masyarakat.

Ketua LPM terpilih Ika Lasdiana menerangkan visi dan misi serta beberapa terobosannya kedepan kepada Batambicara.id, diantaranya :

“Yang pertama adalah memberdayakan aset dan potensi yang sudah ada. Seperti pasar yang sudah siap. Kita akan upayakan untuk beroperasi.

Kemudian TPS3R (Tempat Pengolahan Sampah Reuse Recycling Reduce) yang sudah ada kita sinergikan dengan Bank sampah sehingga akan menambah value dan mengurangi masalah sampah.

Selanjutnya menyelaraskan dengan program yang sedang digesa oleh Pemko Batam yakni selain menjadi kota Industri juga menjadi kota wisata. Dalam hal ini kita akan menggali secara optimal SDM sehingga tercipta kelompok-kelompok pengrajin yang sudah difasilitasi dengan bangkitnya kelompok Batik di Tiban Kampung”, terang Ika yang pernah menjabat sebagai ketua PKK Tiban Lama ini.

“Dan ini tetap akan kita pertajam dengan merintis berdirinya kelompok-kelompok pengrajin Tenun, kuliner dan kerajinan daur ulang dari sampah seperti yang telah disebut diawal”, tambah Ika.

Menggerakkan kekuatan petani menjadi agrowisata seperti kebun jambu biji, jeruk nipis dan durian yang ada dibelakang pemukiman Tiban Kampung ini.

Salah satu target infranya lagi adalah pengerasan akses masuk ke SMPN 56, dan pelaksanaan program yang ada di RPLP (Rencana Penataan Lingkungan dan Permukiman)”, tutup Ika. (Sk) **

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed