BATAMBicara

Berjiwa Besar

BILAMANA seseorang dapat dikatakan berjiwa besar? Pada saat seseorang bisa menerima kenyataan sepahit apa pun dengan lapang dada, itulah yang disebut berjiwa besar.

Berjiwa besar tidak datang begitu saja. Faktor sikap yang ada pada dirinya sangat berperan. Sebabnya, menerima dengan ikhlas, menerima kenyataan yang tidak diharapkan, bukan hal mudah. Pro kontra dalam dirinya akan muncul.

Sebagai contoh, bagaimana rasanya ketika Anda dinyatakan sebagai pihak yang kalah? Atau Anda ternyata gagal total? Padahal Anda sudah berjuang habis-habisan untuk meraih kemenangan? Ditambah lagi Anda sangat yakin pasti berhasil?

Biasanya sahabat dekat memberi nasihat yang bertujuan “membesarkan jiwa”. “Ikhlas saja, kekalahan adalah kemenangan yang tertunda.”  Atau, “Jangan kecewa, coba lagi, pasti nanti berhasil!”

Unsur sikap

Kebesaran jiwa bisa jadi berkaitan erat dengan sikap yang dimiliki seseorang. Sikap mengandung tiga komponen, yaitu komponen kognitif (keyakinan), komponen afektif (emosi/perasaan), dan komponen perilaku (tindakan) (Alex Sobur, 2003:311).

Psikolog sosial DJ Bem mengatakan, attitudes are likes and dislikes, sikap mengandung aspek evaluatif, yang artinya mengandung nilai menyenangkan atau tidak menyenangkan.

Dengan demikian, kebesaran jiwa muncul pada saat seseorang bersikap dengan berkata, “Saya akui kalau dia lebih unggul dari saya!” atau “Saya akui ternyata saya gagal…”

Sebaliknya, orang yang tidak berbesar jiwa (baca: jiwa kerdil) akan berkata, “Saya tidak terima! Ini pasti ada kecurangan. Ini tidak adil!” atau “Kegagalan ini pasti gara-gara si A sabotase!”

Positif dan negatif

Dari perkataan tersebut tampak bahwa ada dua sikap, yaitu sikap positif dan sikap negatif.

Sikap positif bisa menerima dan setuju keadaan yang sesungguhnya terjadi, yang riil, kenyataannya seperti itu. Sikap inilah yang akan membentuk jiwa besar, menerima dengan sadar dan ikhlas apa yang terjadi.

_________________________________

Redaksi Batam Bicara

Komentari Berita

Most popular

Most discussed