oleh

Awas..!! Bahaya Laten Komunis

Batam, batambicara.id (22/02/2019), Wakil Sekretaris Jendral MUI (Majelis Ulama Indonesia) KH. Tengku Zulkarnain dalam memberikan ceramahnya tadi malam di Masjid Al-Muhajirin, Taman Mediterania, Batam Center. Dalam isi ceramah beliau, menghimbau kepada jamaah bahaya laten atheis, komunis, sekuler dan liberal yang saat ini sedang viral dari pada keturunan-keturunan yang dahulu kala orang tua mereka berpaham itu (red: komunis).

Ini sangat berbahaya untuk tumbuh dan berkembang kembali di bumi Indonesia seperti paham Atheis, Komunis, Sekuler dan Liberal, yang mana undang-undang ini sudah di hapus pemerintah sesuai TAP MPRS Tahun 1966.

Jika saudara-saudara tidak menentukan dalam pemilihan anggota legeslatif nanti, orang-orang yang beriman dan memiliki empati yg tinggi kepada persoalan bangsa dan masyarakat, maka yang akan mengisi parlemen dari kalangan mereka, bahwa mereka mengusulkan untuk mencabut Ketetapan MPRS tersebut.

Saat ini sudah kelihatan, bahwa LGBT sudah merajalela dan mereka terang-terangan ingin di buatkan peraturan perundang – undangan dan diizinkan pula buat kawin sejenis.

Seharusnya peranan pemerintah mengantisipasi hal tersebut dan bukan mengusulkan ke legeslatif agar di buatkan undang-undang homoseksual ini. Pemerintah seharusnya membuat atau mengadakan rehabilitasi dan mengembalikan semangat mereka untuk menyukai yang berlainan jenis, dan ini bukan fitrah melainkan penyakit yang harus di obati, agar Allah SWT tidak murka dan menurunkan Azab Nya seperi kaum Nabi Luth AS. Salah satu poin penyampaian Ustadz yang bergelar bangsawan Melayu ini.

Pada lain kesempatan Ustadz yang memiliki darah China dari Ibu ini juga menekankan pada saat menjadi Khatib Sholat Jumat di Masjid Al Kaffah Legenda, Batam Centre ummat Muslim agar bersatu dan memilih wakil – wakil rakyat yang beriman, terutama yang hatinya terpaut dengan Masjid, agar dalam memutuskan undang – undang tidak sesuai dengan isi kepala kaum atheis, komunis, sekuler dan liberal serta membicarakan politik harus di dalam Masjid, gunanya agar terjaga dan berpedoman kepada Al Quran dan Hadist dalam setiap perkara bangsa dan perokonomian ummat tentunya. Ustadz yang melakukan perjalanan wisata da’wah ini selain di Batam juga menyinggahi Tanjung Balai Karimun dan Tanjung Pinang ini selalu memberikan motivasi dalam berbisnis atau mengajak ummat Muslim untuk berbelanja di kedai, warung dan toko ummat Muslim agar ekonomi masyarakat tetap di pegang ummat Islam dan tidak tergantung kepada toko – toko kapitalis, aseng maupun asing. Dalam menutup ceramahnya di Masjid Al Muhajirin, Taman Mediterania akan berjuang di tingkat Pusat yang mana undang – undang yang di usulkan oleh pemerintah tentang atheis, komunis, sekuler dan liberal tetap menentang secara hukum serta sudah menyurati pemerintah atas penolakan usulan undang – undang tersebut. Tinggal kalian yang memilih wakil rakyat dan presiden yang benar – benar memperhatikan ummat Islam, karena kita 75% di seluruh Nusantara Negeri ini dan wajar kita harus menang dari kepentingan – kepentingan aseng maupun asing. Tutup Ustadz Tengku Zulkarnain yang sudah dua periode sebagai pengurus inti di MUI (Majelis Ulama Indonesia) pusat ini.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed