BATAMBicara
5 Catatan Menarik bila Chelsea Juara Liga Champions

5 Catatan Menarik bila Chelsea Juara Liga Champions

BATAMBicara, Indonesia – Chelsea akan menghadapi Manchester City pada final Liga Champions di Estadio Do Dragao, Minggu (30/5/2021) dini hari WIB. Ini adalah final ketiga yang dijalani The Blues pada ajang antarklub terakbar di Eropa tersebut.

Bila nanti mampu menaklukkan Manchester City, akan ada banyak catatan menarik yang diguratkan Chelsea. Di antaranya menyangkut manajer Thomas Tuchel dan sang kiper andalan, Edouard Mendy. Berikut ini, BATAMBicara menyajikan 5 di antaranya.

Chelsea Naik Kelas di Antara Juara

theguardian.com

Kemenangan atas Manchester City akan membuat Chelsea naik kelas di antara para juara Liga Champions. The Blues akan menjadi tim ke-13 yang mampu juara lebih dari sekali. Sebelumnya, mereka menjadi yang terbaik pada musim 2011-12 dengan mengalahkan Bayern Munich lewat adu penalti.

Hingga saat ini, sudah ada 22 klub yang menjuarai Liga Champions. dari jumlah itu, 12 di antaranya sudah meraih trofi Big Ear lebih dari sekali. Klub terakhir yang melakukannya adalah FC Porto saat juara bersama Jose Mourinho pada 2003-04. Sebelumnya, mereka juara pada 1986-87.

Hat-trick Pelatih Jerman

eurosport.com

Kesuksesan Chelsea pada final Liga Champions kali ini dipastikan jadi hal yang membanggakan bagi sepak bola Jerman. Pasalnya, mereka ditangani pelatih asal Jerman, yakni Thomas Tuchel. The Blues juara, pelatih Jerman kian mempertegas dominasi di ajang ini.

Bila Chelsea juara, pelatih Jerman akan mencetak hat-trick juara. Sebelumnya, Juergen Klopp juara bersama Liverpool pada 2018-19 dan Hansi Flick mengantar Bayern Munich meraih trofi Big Ear pada 2019-20. Ini akan jadi catatan baru dalam sejarah karena sebelumnya tiga pelatih Inggris juara secara bergantian dalam 5 musim, bukan tiga musim.

The Blues Spesialis All English Finals

sportsnet.ca

Sebuah catatan khusus akan dibuat Chelsea andai nanti mampu menaklukkan Manchester City atau setidaknya memaksakan laga hingga adu penalti. The Blues akan menahbiskan diri sebagai spesialis all English finals. Mereka tak pernah kalah dalam 120 menit saat melakoni final melawan sesama klub Inggris.

Laga lawan Manchester City adalah all English finals ketiga yang dijalani Chelsea di ajang antarklub Eropa. Sebelumnya, mereka memang kalah dari Manchester United pada final Liga Champions 2007-08, tapi itu melalui adu penalti. Lalu, pada final Liga Europa 2018-19, The Blues mampu menang 4-1 atas Arsenal.

Mendy Samai Jejak Grobbelaar

football.london

Chelsea juara Liga Champions akan jadi istimewa bagi Edouard Mendy, sang kiper utama. Pria asal Senegal itu akan jadi kiper Afrika kedua yang mampu membawa timnya meraih trofi Big Ear. Pada era Liga Champions sejak 1992-93, dia bahkan akan jadi yang pertama.

Sebelum Mendy, hanya Bruce Grobbelaar yang mampu melakukan hal tersebut. Kiper asal Zimbabwe tersebut adalah kiper andalan Liverpool saat juara pada 1983-84. Pada partai final, dia membawa The Reds menang adu penalti 4-2 atas AS Roma setelah imbang 1-1 selama 120 menit.

Tuchel Hindari Sejarah Buruk

Catatan menarik lain juga terkait sosok Thomas Tuchel. Seperti diketahui, Tuchel adalah pelatih pertama yang lolos ke final Liga Champions ecara beruntun bersama klub berbeda. Musim lalu, dia juga tampil di final bersama raksasa Prancis, Paris Saint-Germain.

Akan tetapi, karena musim lalu gagal membawa PSG juara, dia berada di ambang sejarah buruk sebagai pelatih pertama yang secara beruntun kalah di final bersama klub berbeda. Satu-satunya cara lepas dari sejarah buruk itu adalah The Blues menghajar Manchester City dan membawa pulang trofi Big Ear.

Live Streaming Final Liga Champions 2020-21, Manchester City vs…

Nostalgia Hari Ini: Ketika Crvena Zvezda Taklukkan Eropa

© 2021 BATAMBicara

Redaksi Batam Bicara

Komentari Berita

Topics

Recent posts

Most popular

Most discussed