BATAMBicara
Nostalgia Hari Ini: Final Terakhir Piala Champions, Sampdoria vs Barcelona

Nostalgia Hari Ini: Final Terakhir Piala Champions, Sampdoria vs Barcelona

BATAMBicara, Indonesia – Hari ini, 20 Mei 29 tahun lalu, UEFA menggelar final terakhir Piala Champions yang mempertemukan Sampdoria vs Barcelona di Stadion Wembley, Inggris. Setelah musim itu, Piala Champions berganti format menjadi Liga Champions.

Dengan nama awal European Champion Clubs’ Cup, kompetisi antarklub juara di Eropa ini mulai digelar pada musim 1955-1956. Diikuti 12 klub, kompetisi memakai format sistem gugur (knock-out) dari putaran pertama sampai semifinal. Klub Spanyol, Real Madrid mendominasi turnamen dengan lima kali merebut gelar juara dalam lima musim pertama.

Setelah musim 1992-93, UEFA pun mengganti nama dan format kompetisi ini. UEFA pun beberapa kali menerapkan format kompetisi yang baru, dari tiga putaran kualifikasi dengan sistem gugur dan fase grup yang terdiri dari dua grup, satu putaran kualifikasi diikuti babak penyisihan grup yang terdiri dari enam grup, dua putaran kualifikasi plus empat grup, dan enam grup.

Perubahan format ini dilakukan UEFA untuk membuat kompetisi ini semakin sengit. Faktanya, sejak 1983-1984 atau dalam 21 tahun terakhir, sebanyak 10 partai final atau hampir setengahnya harus ditentukan melalui adu tendangan penalti, dan 2 partai lainnya dilangsungkan lewat babak perpanjangan waktu.

Ronald Koeman Bawa Barcelona Raih Gelar Perdana

Final Piala Champions 1991-92 mempertemukan wakil Italia, Sampdoria melawan Barcelona dari Liga Spanyol. Sampdoria saat itu dilatih oleh pelatih kawakan, Vujadi Boskov sementara Barcelona diarsiteki oleh Johan Cruyff.

Sebelum lolos ke partai final di Stadion Wembley, Sampdoria menjadi juara di grup A, mengalahkan juara bertahan, Red Star Belgrade. Sementara Barca menjadi juara di grup B, ungguli tim-tim seperti Benfica, Sparta Prague dan Dinamo Kiev.

Pertemuan Sampdoria vs Barcelona di Wembely menjadi final ideal di musim itu. Kedua tim sama-sama diisi oleh pemain berbintang lima. Di kubu Il Samp, ada nama Gianluca Pagliuca, Sreco Katanec, Attillio Lombardon, Gianluca Vialli, Roberto Mancini sebagai kapten dan Ivano Bonetti.

Sedangkan di kubu Blaugrana, Cruyff saat itu tengah memimpin revolusi di klub Catalan tersebut. Pemain asing mumpuni seperti Ronald Koeman, Michael Laudrup, dan Hristo Stoichkov jadi kekuatan Barcelona.

Untuk pemain lokal, Cruyff mengandalkan Jose Mari Bakero, Julio Salinas, kapten Andoni Zubizarreta, serta pemain muda Pep Guardiola. Pertandingan antar kedua tim ini berlangsung cukup sengit.

Di waktu normal tak ada gol yang tercipta. Pada babak tambahan waktu, Barcelona mendapat peluang lewat ekseksui free kick dari jarak 23 meter. Ronald Koeman dengan sepakan cannon ball-nya mampu membobol gawang Pagliuca. Skor 1-0 berakhir hingga akhir pertandingan. Ronald Koeman mengantarkan Barcelona menjadi juara pertama Piala Champions.

Hantam Chelsea Women, Barcelona Femeni Juara UWCL

Kupas Final Liga Champions Wanita bersama Women’s Footie

© 2021 BATAMBicara

Redaksi Batam Bicara

Komentari Berita

Topics

Recent posts

Most popular

Most discussed