BATAMBicara
Kepada Media Belanda, Diego Michiels Cerita Kedamaian jadi Mualaf

Kepada Media Belanda, Diego Michiels Cerita Kedamaian jadi Mualaf

BATAMBicara, Indonesia – Baru-baru ini Diego Michiels mengaku sangat damai usai jadi mualaf dan cocok dengan kehidupan di Indonesia. Saat diwawancarai salah satu media Belanda, Diego mengaku mulai mengubah gaya hidup negatifnya.

Seperti diketahui, Diego Michiels memutuskan jadi mualaf di Indonesia pada 7 Februari 2013. Dia juga menikahi warga negara Indonesia bernama Dhea Simatupang. Kehadiran dua buah hatinya, yakni Ancheyla dan Louisa mengubah kehidupannya.

“Saya sangat cocok dengan kehidupan di Indonesia, dan saya sadar itu menjadi masa depan buat saya dan istri, Dhea, di sini,” kata Diego dalam wawancaranya dengan media Belanda, de Stentor, via Goal.

“Dia (Anceyla) berusia 1,5 tahun sekarang, dia memakai nama ibu dan dua kakak saya. Anak kedua kami, Louisa, lahir Februari. Saya sangat bangga,” sambung Diego.

Menjadi mualaf sekaligus ayah membuat kehidupan Diego Michiels berubah drastis. Pemain yang membela Borneo FC sejak 2016 hingga 2021 itu mengaku selalu ingat ajaran agama dan kedua buah hatinya ketika ingin melakukan hal-hal negatif.

“Saya pernah mengalami masa ketika minuman keras dan obat terlarang menguasai kehidupan saya. Saya menjadi sosok bad boy. Tapi setelah menjadi ayah, saya kini punya tanggung jawab. Islam dan keluarga yang menjadi bagian penting buat saya dalam beberapa tahun terakhir, itu memberikan kedamaian buat saya,” tutup Diego.

© 2021 BATAMBicara

Redaksi Batam Bicara

Komentari Berita

Most popular

Most discussed