oleh

Aksi Kedaulatan Rakyat Siang Hari Berjalan Damai

Batambicara.id, (25/5/2019) | Jakarta – Aksi Kedaulatan Rakyat pada siang hari yang digelar didepan kantor Bawaslu berjalan damai dan tertib, massa mulai berdatangan mulai pukul 09:00 Wib, sampai masuk waktu shalat massa tetap berada di jalanan dan menggelar shalat berjamaah, mulai dari shalat dzuhur hingga shalat taraweh.

Pantauan batambicara.id, dilokasi aksi damai tersebut tampak para massa sedang melaksanakan shalat dzuhur.

Selesai shalat massa melanjutkan orasi dengan secara bergantian, menyampaikan kepada Bawaslu, walau Badan Kehormatan Pemilu itu tidak mengirimkan utusannya untuk menjumpai perwakilan ditengah-tengah massa tersebut.

Salah seorang aktivis dakwah Shobirin saat menyampaikan keadaan aksi tersebut kepada batambicara.id, “aksi siang hari ini (23-24/Mei) sangat damai”. Aktivis dari Batam yang telah memimpin (mengimami) shalat maghrib didepan kantor Bawaslu tersebut juga mengatakan.

Massa juga melantunkan sholawat disela-sela penyampaian orasi, (dok/video/tangkapan layar).

“Ini Aksi damai kami di gedung Bawaslu ada sekitar 2 juta lebih masyarakat yang datang dan tidak ada kerusuhan sama sekali. Jadi sudah bisa disimpulkan siapa pembuat kerusuhan yang telah menewaskan 16 orang tersebut?”.

“Kami disini tertib dan damai, kami tidak mau demokrasi yang bersih ini dicoreng oleh oknum-oknum bayaran yang sudah menewaskan orang-orang ikutan, yang tidak berdosa tersebut”, ujar Shobirin.

“Kepada pihak yang bertanggungjawab, kepolisian dan aparat hukum lainnya, mohon diungkap siapa dalang kericuhan itu. Kami disini juga membantu pihak kepolisian untuk menenangkan massa yang terindekasi berutal, bersama FPI (Front Pembela Islam) membatu Polri untuk menenangkan massa yang sudah tersulut”, tutup Wapangda LPI (Wakil Panglima Daerah, Laskar Pembela Islam) Kepri, Shobirin seraya bersiap akan shalat Jumat.

FPI Ikut Bantu Polisi Amankan dan Halau Perusuh Aksi Kedaulatan Rakyat 22 Mei

Dikutip dari Tempo.co, warga dan FPI ikut mengamankan seseorang yang diduga sebagai provokator saat adanya konsentrasi massa di atas jalan layang Slipi Jaya, Jakarta, Rabu, 22 Mei 2019.

Baca Juga :

16 Orang Telah Gugur Pada Aksi Kedaulatan Rakyat;

Brimob Terus Tembaki Gas Air Mata Meski Massa Sudah Membubarkan Diri.

“Ulama dan tokoh Front Pembela Islam (FPI) ikut membantu Polisi menghalau massa kerusuhan di kawasan Petamburan, Jakarta Barat”, cerita saksi mata saat kejadian aksi damai tersebut. **

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed