oleh

Brimob Terus Tembaki Gas Air Mata, Meski Massa Sudah Membubarkan Diri

Batambicara.id (24/5/2019) | Jakarta – Kondisi di depan kantor Bawaslu kembali memanas pada Rabu malam (22/5). Massa aksi kedaulatan rakyat yang sudah bergerak mundur dan membubarkan diri, masih terus diberondong tembakan gas air mata.

Laporan saksi mata di lokasi, ada lemparan batu dan botol air mineral ke arah aparat Brimob, saat massa membubarkan diri.

Baca Juga : Daftar Nama-nama 16 Orang Telah Gugur Pada Aksi Kedaulatan Rakyat

“Ada provokator! Kami lagi bubar baik2, tapi ada yg tiba2 nimpuk ke kumpulan Brimob aqua botol, langsung ngamuk Brimob nya, ”ucap saksi mata itu.

“Ibu-ibu korban 3 orang setahu saya, kami ngungsi ke Masjid,” katanya.

“Tadi pada saat evakuasi masuk massa ke kebon kacang,” tambah dia lagi.

Pukul 20:55 WIB, Kondisi Jl. Wahid Hasyim, sempat terjadi bentrokan antara massa dengan polisi. Massa mengumpulkan batu untuk membalas gas air mata yang ditembakkan polisi. Sementara warga lainnya menyiapkan air untuk menghilangkan perih di mata.

Pukul 21:05 WIB, ambulans bolak-balik mengantar korban ke Rumah Sakit terdekat.

Pukul 21.30 WIB, Reza dari Pasar Minggu menentang gas air mata, alami kesulitan nafas dan saat ini sudah disetujui oleh tim medis ambulans Islamic center dan akan di bawa ke RS Pelni.

Pukul 21.30 WIB, Di Jalan Wahid Hasyim sekolompok massa belum membubarkan diri, kerusuhan masih terjadi hingga kini. (Swamedium) **

(Gambar utama : ilustrasi)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed