BATAMBicara

Deklarasi Bravo Cijantung, Ternyata Hasilnya?

Batambicara.id (24/4/2019) | Jakarta -Sekumpulan warga kompleks Cijantung, yang mayoritas berasal dari keluarga TNI, mendeklarasikan diri mendukung capres-cawapres nomor 01, Jokowi-Ma’ruf Amin. Mereka menamakan diri sebagai 01 “Bravo Cijantung”.

Agum Gumelar di acara deklarasi dukung Jokowi-Maruf, (dok/Liputan6)

Dilansir dari merdeka.com, saat itu, Selasa (5/2/2019), yang tampak hadir adalah anggota Wantimpres, Agum Gumelar. Dia menegaskan, kompleks Cijantung bukan cuma dihuni warga Kopassus saja, tapi banyak kesatuan. Capres 02 Prabowo Subianto diketahui pernah menjabat sebagai Danjen Kopassus.

Namun kenyataannya, dari 9 TPS di Kompleks Paspampres yang terletak di Kampung Tengah, Kramat Jati, Jakarta Timur, Jokowi hanya menang di 1 TPS.
Kekalahannya juga sangat telak. Kisaran suara yang diperoleh Prabowo 52-70 persen!

“Ini banyak kesatuan. Tapi konotasi di luar, dengar Cijantung itu Kopassus. Jadi tidak benar dikonotasikan hanya Kopassus dan hanya satu komandan,” ucap Agum di Rumpun Bambu Restoran, Pasar Rebo Jakarta Timur, Selasa (15/2/2019).

Kekalahan ini adalah tragedi politik bagi Jokowi.
Paspampres dimana-mana adalah pasukan yang paling dekat dengan presiden. Mereka berada di Ring-1. Pasukannya adalah orang pilihan. Loyalitas kepada presiden tidak bisa ditawar-tawar.

Baca juga : Paslon 02 Merajai di Komplek TNI AU Halim Perdanakusuma

Jangan dilupakan Komandan Paspampres saat ini dijabat oleh Mayjen TNI Maruli Simanjuntak. Dia bukan orang sembarangan. Maruli adalah menantu Luhut Panjaitan. Tokoh penting dan orang kepercayaan Jokowi. Jadi loyalitasnya tak perlu diragukan. Mengamankan Jokowi, sama dengan mengamankan Luhut.

Sebelumnya Maruli, KSAD Jenderal TNI Andhika Perkasa juga pernah menempati posisi itu. Andhika adalah menantu AM. Hendropriyono salah satu tokoh intelijen paling top di belakang Jokowi.

Menurut keterangan salah satu natizen menulis dimedsos pada akun pribadi miliknya, Adhie Ibnu Musytahdi Elzoemrie, “Pak jokowi juga kalah di kompleks kopassus.”

Logikanya,, jika keluarga Paspamres dan kopassus saja sudah tidak mau memilih pak Jokowi, pasti ada pertimbangan sangat besar sehingga mereka tidak pilih pak jokowi”, akhir kalimat tulisan Adhie.

Tak hanya Adhie, kutipan media seperti GeloraNews, memberikan narasi “Tidak hanya di Kompleks Paspampres, Paslon 01 Jokowi-Maruf juga keok di sejumlah TPS yang berada di Kompleks TNI Angkatan Udara Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur.” (Gambar unggulan : google) **

Redaksi Batam Bicara

Komentari Berita

Most popular

Most discussed