Musik

Orkes Merantau, Kumpulan Band Trendi Anak Muda Bergaya Klasik ’80-an

BATAMBicara | Batam – Group Band Orkes Merantau adalah sebuah perkumpulan anak muda asal Minangkabau, Sumatera Barat.

Group Band yang dapat mengingatkan kita di era 80-an ini karena menggunakan alat musik yang klasik dan ditambah dengan sajian lagu-lagu jadul (jaman dahulu) yang di arransement dengan musik kekinian.

Orkes dibawah naungan Sanggar Seni Permata Budaya yang di Komandoi oleh Edo Firmansyah ini sangat piawai memainkan alat musik yang didominasi di era jadul tersebut bergaya trendi dengan kolaborasi gaya dan warna masa kini.

Kreativitas musik anak muda asal Minang yang dibentuk pada tanggal 8 Januari 2022 ini ikut mewarnai musik yang ada di Kota Batam, dengan kehadiran Orkes Merantau ini, warga Batam dapat terhibur dengan gayanya yang khas dan kocak saat tampil.

Saat Suaro Minang TV (SMTV) menyambangi grup Orkes Merantau pada sebuah Cafe di Batu Aji, Kota Batam. Edo menjelaskan group asuhannya ini selalu tampil untuk mengisi acara, dari acara formal hingga ke acara hiburan.

“Orkes Merantau dapat tampil di berbagai acara sesuai kebutuhan warga Batam yang mengundang, bisa di Cafe, Restoran, acara Paguyuban, pesta Pernikahan dan acara lainnya”, kata Edo. Ahad (20/2/2022).

SMTV saat berdialog bersama Edo, pimpinan group Orkes Merantau. Ahad (20/2/2022)

Personel yang di isi oleh Edo Rae sebagai vocal 1, Fando vocal 2, ada Viki pada madolin, Ibe sebagai gitaris, Ari memukul gendang, Edo F accordion dan Gilang pada basis ini adalah kumpulan anak muda Alumni Sarjana Seni, asal Sumatra Barat.

Selain group Band Orkes Merantau, pemuda-pemuda Minang ini juga sudah membuat berbagai macam karya di Kota Batam.

Bagi warga Batam asal Minang, sudah tidak asing lagi mendengar Nama Edo Firmansyah dengan Sanggar Seni Permata Budaya nya.
Karena sudah beberapa kali melakukan event serta acara di Kota Batam.

Mereka pernah tampil di sebuah Mall Besar di Kota Batam pada acara ‘Sumarak Rumah Gadang’ beberapa hari silam.

“Waktu ada event di Mega Mall, kita mentas (tampil di pentas) di sana, ya dengan warna musik yang kita sajikan ini, warga Minang yang ada di Batam sangat menerima dan tentunya terhibur”, tutup Edo. (rzl/bbid)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Back to top button