BATAMBicara

Cuaca Buruk Laut di Kalbar: 17 Kapal Tenggelam, 10 Tewas 49 Hilang

BATAMBicara | Pada Selasa (13/7) hingga Kamis (15/7) malam, wilayah perairan Kalimantan Barat mengalami cuaca buruk, sebanyak 10 orang dilaporkan meninggal dunia akibat tenggelamnya kapal yang melintasi wilayah tersebut pada Rabu (14/7/2021).

Sementara itu sebanyak 49 awak kapal masih dalam pencarian. Setidaknya hingga saat ini Senin (19/7) sudah tercatat total 17 kapal dilaporkan tenggelam, yang terdiri dari 15 kapal ikan dan dua kapal tugboat.

Peristiwa itu terjadi di tiga lokasi berbeda, yaitu di Muara Jungkat, Muara Kubu, dan Muara Pemangkat.

Kepala Kantor Search and Rescue (SAR) Pontianak, Kalimantan Barat, Yopi Haryadi menyatakan total ada 17 kapal motor (KM) nelayan tenggelam di perairan Kalbar akibat cuaca buruk pada Selasa (13/7) malam.

“Dari sebanyak itu, delapan unit KM dinyatakan selesai atau sudah ditemukan, dan sembilan unit KM dalam pencarian,” kata Yopi Haryadi di Pontianak, Ahad.

Dia menjelaskan dengan penambahan satu unit KM nelayan yang tenggelam itu, maka total anak buah kapal (ABK) yang menjadi korban mencapai 134 orang. Sebanyak 77 orang selamat, 42 orang dalam pencarian, 10 orang meninggal, dan lima korban masih belum terindentifikasi.

“KM yang tenggelam, yakni KM CSSK yang berangkat mencari ikan tanggal 11 Juli 2021, dan pada tanggal 13 Juli 2021 KM itu bersama tiga ABK berada di sekitar Pulau Lemukutan, Kabupaten Bengkayang, namun hingga saat ini korban belum bisa dihubungi dan belum kembali ke rumahnya,” ungkap Yopi.

Dia menambahkan pada hari ini (Ahad) pihaknya bersama TNI-AD dan potensi SAR lain mulai melakukan pencarian di daratan atau pesisir pantai terhadap 42 anak buah kapal atau nelayan yang belum ditemukan. Karena berdasarkan metode pencarian ini, bahwa korban besar kemungkinan terdampar di pesisir pantai.

“Hari ini (Ahad) kami dibantu oleh sebanyak 20 kapal pencarian dari berbagai instansi yang dibagi dalam empat sektor pencarian, kemudian dibantu oleh Lanud Supadio Pontianak dengan mengerahkan satu Heli Super Puma dan satu pesawat Maritim milik TNI AL,” katanya, mengutip CNN.

Menurut dia, pencarian korban dilakukan maksimal, baik melalui laut, udara, dan darat atau pesisir pantai.

Berikut nama-nama kapal tenggelam di perairan Kalimantan Barat, yang diterima oleh redaksi BATAMBicara melaui WAG (WhatsApp Group):

Redaksi Batam Bicara

Komentari Berita

Most popular

Most discussed