oleh

D’Kampoeng Di KBC Hangus Terbakar

Batambicara.id (13/4/2019) | Batam – Restoran D’Kampoeng yang berada dikomplek King Bisnis Centre (KBC), Batam Centre hangus terbakar. Kejadian Sabtu (13/4/2019), subuh pukul 05.30 ini telah menghanguskan permukaan restoran yang menyajikan salah satu menu masakan ciri khas Batam ini.

Saat api melalap bagian bawah restoran yang berlokasi di komplek KBC Batam Centre ini, dua orang karyawan restoran D’Kampoeng yang sedang terlelap tidur nyaris ikut terbakar.

Diperkirakan kebakaran pukul 05.30 Wib.

Seperti yang disampaikan Heru, salah satu karyawan restoran D’Kampoeng, “saat kami sedang tidur di lantai tiga, Adit teman saya yang membangunkan. Kalau tidak terbangun, entah bagimana tidak tau nasib kami”.

“Adit buka jendela, dari bawah sudah ramai orang. Kami disuruh manjat ke atap ruko untuk segera nyebrang ke ruko sebelah. Untung saja berhasil, kalau sempat telat, waduh,” ujarnya dengan raut wajah sedikit lusuh akibat trauma atas peristiwa yang menimpanya.

Petugas Damkar berjibaku saat memadamkan api
Pihak kepolisian sudah mengusut kejadian kebakaran restoran D’Kampoeng ini.

Sampai saat ini pun kedua karyawan yang nyaris terbakar inipun tidak mengetaui secara pasti penyebab terjadinya kebakaran tersebut.

“Sepertinya api menjalar dari bawah, dan dibawahpun juga ada tabung gas lumayan banyak. Sepertinya dari ledakan tabung gas itu, kebakaran hebat terjadi” Adit menambakan.

Seperti yang dilansir dari Tribun Batam, saat salah seorang security Novrianto menjelaskan atas kejadian tersebut, kepada media, “mobil Damkar tiba setengah jam setelah kejadian. Saya tidak tahu pasti, cuma teman saya yang shift sebelumnya telah menceritakan, saat kejadian teman saya itu langsung menelpon Danru (Komandan Regu), mungkin Danru yang menelpon petugas pemadam kebakaran tersebut,” terangnya.

Dari Novrianto diketahui bahwa ada 12 tabung gas yang ikut terbakar bersama restoran D’Kampoeng tersebut.

Akibat kebakaran, restoran yang menyediakan sarapan pagi ini rusak berat. Pihak management dan pemilik masih memperkirakan kerugian akibat dilahap sijago merah subuh tadi.

“Lantai tiga tidak begitu parah sepertinya, namun saya tidak tahu persis. Saya dapat kabar setelah security menelpon saya,” ujar Adi yang merupakan pemilik dari restoran tersebut yang kurang berkenan ketika media ingin menjumpainya. **

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed