BATAMBicara

Polisi Tangkap Komplotan Penjahat Pemalak Kapal Bahari Perdana 8 di Sungai Mahakam

Batambicara.id (26/7/2019) | Samarinda – Polsek Kawasan Pelabuhan (KP) Samarinda mengamankan seorang pelaku premanisme yang beroperasi di Sungai Mahakam, Samarinda, Kalimantan Timur.

Penjahat itu ditindak Kepolisian saat tengah melakukan patroli rutin menggunakan speed boat di wilayah perairan Sungai Mahakam, Rabu (24/7) kemarin, sekitar pukul 13.30 Wita.

Rute patroli meliputi perairan Sei Keledang, Jembatan Mahakam, perairan Harapan Baru, perairan Sengkotek, Jembatan Mahulu, perairan Loa Duri, perairan Jembayan dan perairan Loa Gagak, Samarinda.

Melansir berita pelaut, saat patroli berlangsung, petugas mencurigai perahu cat warna biru yang memuat 4 jerigen kapasitas 35 L. Setelah dilakukan pemeriksaan, ternyata jerigen tersebut berisi bahan bakar minyak (BBM) jenis solar.

Tak jauh dari ditemukannya perahu, terdapat seorang pria bernama Saripudin alias Jamal (50). Setelah ditanya, ternyata perahu tersebut usai digunakan oleh Jamal untuk meminta-minta solar kesejumlah kapal yang melintas di sungai Mahakam.

Saat itu, Jamal dan tiga rekannya meminta solar ke tugboat (TB) Bahari Perdana 8, yang saat itu sedang labuh jangkar menunggu jam pengolongan, pada Selasa (22/7) malam, sekitar pukul 22.00 Wita.

Guna memperoleh solar yang diinginkan Jamal dan kawan-kawan, langsung naik ke kapal menemui kapten kapal. Setelah itu, Jamal langsung mendatangi kamar mesin, ditemani anak buah kapal (ABK) guna mengambil solar.

Setelah mendapatkan 4 jerigen solar, Jamal dan komplotannya lalu turun ke perahunya meninggal kapal tugboat. Namun, belum sempat menjual kembali solar tersebut, pelaku terlebih dahulu diamankan Kepolisian.

Sementara itu, dalih Jamal cs meminta solar kepada kapal yang melintas yakni sebagai jaminan keamanan.

“Jadi, saat kita lakukan patroli, didapatkan satu pelaku premanisme, yang bersangkutan baru saja melakukan aksi meminta-minta solar ke kapal yang melintas di Sungai Mahakam,” ucap Kapolsek KP Samarinda, AKP Aldi Alfa Faroqi, Kamis (25/7/2019).

Pihaknya pun menunggu korbannya untuk membuat laporan secara resmi, guna dapat memproses yang bersangkutan. “Kita menunggu korban untuk membuat laporan ke Polsek, agar bisa kita proses yang bersangkutan,” imbuhnya.

Kapolsek menegaskan, pihaknya tidak ada ragu dan segan menindak pelaku premanisme yang meresahkan warga, terutama pengguna jalur perairan Sungai Mahakam.

“Kita akan tidak tegas pelaku premanisme. Guna antisipasi tindakan serupa, patroli rutin pasti kita akan lakukan,” pungkasnya. **

Redaksi Batam Bicara

Komentari Berita

Most popular

Most discussed