oleh

DKM Masjid Al Muhajirin Mediterania Ajak Santri ‘Rihlah’ ke Bintan

Batambicara.ID | Rihlah (Arab: الرحلة‎, arti literal “Perjalanan”) adalah istilah dalam bahasa arab untuk praktik menempuh perjalanan panjang bahkan hingga ke luar negeri, dengan makna khusus yaitu sebuah petualangan untuk mencari dan mengumpulkan hadist-hadist atau menuntut ilmu agama, juga makna secara umum untuk perjalanan dalam rangka pengenalan alam lingkungan sekitar dan mentadabburi alam semesta untuk melihat kebesaran Allah SWT, serta belajar mandiri di dalam perjalanan.

Untuk mengisi waktu liburan sekolah, DKM (Dewan Kemakmuran Masjid) Al Muhajirin Mediterania Batam Centre, mengajak para remaja Masjid dan santri i’tikaf Al Muhajirin untuk melakukan kegiatan Rihlah ke Desa Poyotomo Kabupaten Bintan, Provinsi Kepulauan Riau. Selasa (9/7/2019).

Ketua DKM Al Muhajirin Bambang Purnawan, saat pelepasan rombongan di halaman Masjid mengatakan, “sebenarnya kegiatan wisata religi ini sudah setahun yang lalu kami diskusikan, baru tahun ini terealisasi, bertepatan juga waktu liburan sekolah, ini lah momen yang pas buat mengadakan kegiatan berwisata religi mentadabburi alam ke pulau Bintan, hanya satu malam dan dua hari saja.

Kegiatan ini (Rihlah) sangat bermanfaat bagi anak-anak, selain mereka memanfaatkan waktu liburan sekolah juga mereka mengenal alam dangan mentadabburinya”, imbuhnya.

Sebelum bus jemputan rombongan santri i’tikaf ini datang ketua DKM ini juga menambahkan, “selama ini mereka belajar Agama selalu didalam ruangan tertutup baik di sekolah maupun di Masjid, sekarang kita bawa dan kenalkan mereka di alam terbuka, dan belajar tidak harus didalam kelas. Berwisata sambil melihat-lihat kebesaran ciptaan Allah SWT.

Kita juga buat disana seperti halnya kegiatan mereka di Masjid sewaktu i’tikaf. Seperti shalat berjamaah, makan dan tidur adab Rasulullah, serta diisi kajian-kajian saat waktu senggang. Waktu bermain tetap kita berikan namun masih dalam pengontrolan kita. Saya juga di temani guru pembimbing mereka Ustadz Rofi’, Ustadz Syawal, Pak H. M Nur dan beberapa jamaah yang ikut dalam kegiatan ini.

Ketua DKM Bambang Purnawan (dua dari kanan) bersama pembimbing dan jamaah Al Muhajirin, usai pemasangan kemah.

Anak-anak juga sangat antusias dan selalu bertanya, kapan kita ada kan kegiatan Rihlah. Karena sebelum bepergian ke tempat yang dituju seperti Bintan, saya pergi survey (melihat lokasi) terlebih dahulu. Karena kita membawa rombongan anak-anak mulai dari kelas 2 SD sampai kelas 6, khawatir tempat yang dituju kurang nyaman dengan mereka.

Makanya saya memberikan informasi kepada mereka, gambaran tempatnya seperti begini. Ternyata mereka makin penasaran dan sangat ingin mengunjunginya.

Banyak pelajaran yang nantinya mereka dapatkan, semoga sepulang dari sana nanti mereka lebih segar dan mudah menangkap pelajaran. Karena disana mereka selain menikmati pemandangan, juga bermain, santai dan menerima pelajaran alam tentunya”, cerita Bambang sembari mempersilakan rombongan masuk pelan-pelan kedalam mobil bus jemputan. ** (sk)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed