Kriminal

Indomaret Baloi Batam Dirampok, Pelaku Todongkan Samurai ke Karyawan

BATAMBicara | Batam – Sat Reskrim Polresta Barelang Polda Kepri dan Reskrim Polsek Lubuk Baja Polresta Barelang berhasil mengungkap tindak pidana pencurian dengan kekerasan (Curas) yang terjadi di Indomaret Baloi Persero, Kecamatan Lubuk Baja. Pelaku terdiri Empat orang. Pada Ahad (8/5/2022) sekira pukul 04.30 Wib.

Diungkap dalam konfrensi pers oleh Kapolresta Barelang Komisaris Besar Polisi (Kombes Pol) Nugroho Tri Nuryanto, didampingi Kasat Reskrim Polresta Barelang, Komisaris Polisi (Kompol) Abdul Rahman, Kapolsek Lubuk Baja, Kompol Budi Hartono, Kasi Humas Polresta Barelang, Ajun komisaris Polisi (AKP) Tigor Sidabariba, dan Kanit Reskrim Polsek Lubuk Baja. Selasa (10/5/2022).

Nugroho menjelaskan, penangkapan empat pelaku tersebut, atas laporan dari Supervisor Indomaret Baloi Persero inisial R atas laporan kedua karyawan Indomaret.

Empat orang pelaku inisial S (berperan sebagai otak pelaku), JL berperan sebagai pelanggan (24), ISS (31) berperan sebagai pelanggan dan FS (23) berperan sebagai pemantauan situasi.

Nugroho mengatakan, modus operandi para pelaku dengan masuk kedalam toko Indomaret dengan menodongkan senjata tajam (sajam) jenis Samurai ke karyawan Indomaret dan menyekapnya di Lantai 2.

“Sebelum melakukan aksinya, para pelaku mengintai terlebih dahulu. Bilamana sepi dan jam berapa sepinya,” ungkap Nugroho.

Lanjut dikatakan Nugroho, sewaktu keadaan sepi, para pelaku masuk ke dalam Indomaret dan langsung menyekap kedua karyawan, serta mengikat kedua tangan karyawan menggunakan tali.

“Setelah para pelaku menyekap kedua karyawan, para pelaku mengambil uang di brankas dan beberapa barang,” jelas Nugroho.

Nugroho juga mengatakan, barang bukti yang ikut diamankan, satu bilah sajam jenis Samurai, satu lakban warna hitam, satu helai celana pendek, satu pasang sepatu warna coklat, satu pasang sepatu warna hitam, satu helai kaos warna hijau, satu helai kaos warna hitam biru, satu helai kaos tangan panjang warna abu-abu, satu pasang sepatu warna putih biru merah, satu unit jam tangan warna hitam, 29 rokok malboro warna putih, 28 bungkus rokok malboro warna merah, 43 bungkus rokok Sampoerna warna merah.

“Pelaku atas nama S, sudah melakukan tindakan pidan Curas di tiga TKP yakni, Sekupang, Alfamart Taman Kota Mas dan Ruko MB 2,” ungkap Nugroho.

Dikatakan juga Nugroho, pasal yang dikenakan kepada para pelaku pasal 365 ayat (2) Kitab Undang-undang Hukum Pidana (KUHP) dengan ancaman hukuman 12 tahun penjara.

“Atas kejadian tersebut Indomaret Baloi Persero mengalami kerugian sekitar Rp 31 Juta, para pelaku menjalani aksinya menggunakan kendaraan mobil Toyota Avanza yang masih dalam pencarian dan mengganti bajunya serta membuangnya di Jembatan I Barelang,” tutur Nugroho.

Terakhir kata Nugroho para pelaku berhasil diamankan, Senin (9/5/2022) sekira pukul 01.00 Wib, di Foodcourt Pasifik saat hendak membagian hasil rampokannya.

“Kurang dari 24 jam tim kita berhasil menangkap para pelaku,” ucapnya.

Nugroho menghimbau kepada pemilik Indomaret supaya memasang CCTV di setiap Toko untuk menghindari aksi kejahatan serupa. (dn/ea/bbid)

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Back to top button