Kriminal

Mapolsek Batam Kota Ungkap Pelaku Penipuan Pembayaran Belanja Melalui Barcode QRIS

BATAMBicara | Batam – Kepala kepolisian sektor (Kapolsek) Batam Kota, Komisaris Polisi (Kompol) Nidya Astuty Wilhelmina SIK, mengungkap pelaku penipuan pembayaran berbelanja melalui Barcode QRIS (Quick Response Code Indonesia) yang merupakan standard kode QR nasional untuk memfasilitasi pembayaran secara online.

Dalam Press Release yang digelar oleh Kapolsek, Rabu (27/4/2022) siang tadi, didampingi oleh Kasi Humas Polresta Barelang Ajun komisaris Polisi (AKP) Tigor Sidabariba, Kanit Reskrim Yustinus Halawa, Panit Reskrim, Ipda Evander Clinton Maail, serta Staff Analis Fungsi implementasi kebijakan sistem pembayaran Bank Indonesia Ega Dwi Rizkiyanto, bertempat di Mapolsek Batam Kota.

Pelaku yang diamankan berinisial MNZ (37) yang diamankan dipintu keluar Panbil Mall Batam. Kapolresta Barelang, Komisaris Besar Polisi (Kombes Pol) melalui Kapolsek Batam Kota Kompol Nidya Astuty Wilhelmina, SIK mengatakan, kejadian berawal pada Rabu (13/4/2022) sekira pukul 21.56 Wib, pelaku MNZ melakukan belanja di One Mall batam lantai dasar di toko Polo RL OBM.

Pelaku melakukan transaksi pembayaran pembelian barang berupa baju, celana dan topi sebanyak 72 pcs dan pembayaran melalui scan barcode Qris dengan dengan total pembelian sebesar Rp. 31.618.000, dan setelah transaksi pelaku menunjukkan kepada pelapor dan meminta barang yang sudah dibeli untuk diangkat ke mobil pelaku yang terparkir diluar.

ADVERTISEMENT

Kamis (14/4/2022) sekira pukul 08.00 Wib pelapor menghubungi pihak Bank BCA untuk menanyakan transaksi yang sudah dilakukan, lalu pihak Bank BCA menyatakan bahwa transaksi tidak terdata di rekening korban. Akibat kejadian tersebut korban mengalami kerugian sebesar Rp. 31.618.000.

Setelah mendapat laporan dari pelapor kemudian unit Reskrim Polsek Batam Kota melakukan penyelidikan dan dan menemukan dari rekaman CCTV One Mall Batam bahwa pelaku (perempuan) datang ke One Mall Batam dengan menggunakan mobil Toyota Calya.

Kemudian Unit Reskrim mencari keberadaan mobil tersebut kemudian lalu mendapatkan informasi bahwa pelaku dengan membawa mobil tersebut sedang berada di area parkir Panbil Mall dan kemudian melakukan pengejaran terhadap pelaku dan berhasil diamankan pada saat keluar dipintu keluar Panbil Mall.

Kemudian dilakukan pemeriksaan dan menemukan beberapa baju merk Polo dibagian belakang mobil tersebut dan kemudian pelaku dibawa ke Polsek Batam Kota untuk diinterogasi.

Pelaku mengakui perbuatannya dan dilakukan pengembangan terhadap barang milik korban. Kemudian ditemukan bahwa barang-barang milik korban disimpan dikamar kos yang berada dibengkong dan ditemukan sebanyak 64 pcs baju dan celana Merk Polo Rl OBM dan sebanyak 7 pcs sudah dijual pelaku.

Nidya mengatakan, pelaku sudah melakukan tindak pidana penipuan sebanyak 8 kali di berbagai toko dengan Modus Pelaku melakukan penipuan dengan datang Toko mana saja yang dapat melakukan pembayaran melalui QR Non Card.

ADVERTISEMENT

Kemudian Pelaku berbelanja dan meminta kepada karyawan toko pembayaran pembelian barang dengan menggunakan transaksi transfer karena pelaku mengaku tidak memiliki uang tunai, lalu pelaku berpura pura meminta karyawan untuk mengganti salah satu pakaian yang di pesan agar pelaku berkesempatan mengedit bukti transfer sesuai jumlah pembayaran.

1 2Laman berikutnya

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Back to top button