Kriminal

Batam Darurat Prostitusi, Polresta Barelang Ungkap Pelaku Mucikari Exploitasi Anak

BATAMBicara | Batam – Satreskrim Polresta Barelang Gelar Konferensi Pers Ungkap Pelaku Tindak Pidana Perdagangan anak dibawah umur dan Exploitasi Anak yang dipimpin oleh Kasat Reskrim Polresta Barelang Kompol Abdul Rahman yang di dampingi oleh Kasi Humas AKP Tigor Sidabariba, dan Kanit Yudisila Iptu Pandu Renata Surya, bertempat di Lobby Mapolresta Barelang. Rabu (20/04/2022) pukul 15.00 Wib.

Terdapat 2 Pelaku yang di amankan yakni Pelaku AYM (21 thn) dan Pelaku M (22 thn) yang di amankan disalah satu hotel kawasan Nagoya di Kota Batam, kedua pelaku ini sebagai mucikari namun mereka tidak saling kenal.

Berawal dari informasi dari media sosial yang menjelaskan bahwa Batam sedang Darurat Prostitusi anak dibawah umur, kemudian Pada hari Kamis (14/04/2022) pukul 16.30 Wib, yang di pimpin oleh Kanit 1 Satreskrim Polresta Barelang IPTU Pandu Renata Surya, melakukan penyelidikan dan anggota melakukan undercover sebagai tamu untuk memesan wanita bookingan kepada salah satu wanita melalui aplikasi Whatsapp untuk diantarkan ke kamar disalah satu hotel kawasan Nagoya, Kota Batam.

Setelah korban diantar oeh pelaku M sebagai mucikari ke kamar hotel, pelaku M menerima uang dari tamu sebesar Rp2.000.000, kemudian di berikan pelaku M kepada korban DS sebesar Rp800.000, dan meninggalkan korban bersama tamu.

Setelah itu pelaku M diamankan dibawah/lobby hotel, sedangkan anggota lain naik kekamar dan langsung diinterogasi, saat itu korban menyatakan mendapatkan uang sebesar Rp800.000, dari pelaku M untuk melayani tamu. Saat di tanyakan umur, korban DS berusia 13 tahun dan korban AAA berusia 16 tahun.

Selanjutnya pelaku dan barang bukti beserta saksi dibawa ke Polresta Barelang untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.

Terdapat barang bukti yang berhasil di amankan dari pelaku M yakni uang tunai sebesar Rp2.000.000, 1 Unit Handphone Iphone 11 Warna Silver, 2 bungkus alat kontrasepsi (kondom), 1 card kunci kamar hotel, baju dan celana milik DS dan M. Tangkapan layar (screen shoot) Whatsapp, dan dari pelaku AAA uang tunai sebesar Rp2.000.000, 1 unit Handphone Iphone 7+ warna hitam, 1 bungkus kondom, 1 card kunci kamar hotel, baju dan celana milik AYM, dan AAA, serta screen shoot Whatsapp.

Kapolresta Barelang Kombes Pol Nugroho Tri N, SH, SIK, MH melalui Kasat Reskrim Polresta Barelang Kompol Abdul Rahman, SH, SIK, MH Mengatakan kejadian tindak pidana exploitasi anak tersebut ada system bagi hasil.

Terhadap korban DS, pelaku M menerima uang dari tamu sebesar Rp2.000.000, dan membagikan hasil tersebut dengan memberikan uang kepada korban DS sebesar Rp800.000,.

Terhadap korban AAA, pelaku AYM menerima uang dari tamu sebesar Rp2.000.000, dan membagikan hasil tersebut dengan memberikan uang kepada korban AAA sebesar Rp1.800.000,.

Modus Pelaku yakni mengajak korban dengan diiming-imingi akan mendapatkan uang. Sebelumnya antara korban dan pelaku mucikari sudah saling kenal dan janjian melalui Whatsapp untuk bertemu di salah satu hotel. Sedangkan mucikari sudah menerima orderan dari tamu.

Kasat Reskrim Polresta Barelang Kompol Abdul Rahman, mengimbau kepada seluruh orang tua untuk menjaga dan melindungi betul anaknya, “jangan sampai melakukan aktifitas di luar kontrol orang tua, itu yang penting”, ungkap Kasat Reskrim Polresta Barelang Kompol Abdul Rahman.

Atas Perbuatannya pelaku di jerat dengan Pasal 88 Jo 76 I Undang-undang Nomor 35 Tahun 2014 Tentang Perubahan atas Undang-undang Nomor 23 Tahun 2002 Tentang Perlindungan Anak. Dengan ancaman pidana maksimal 10 Tahun penjara. (rr/bbid)

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Back to top button