Kriminal

Polresta Barelang Gagalkan Jaringan Narkotika Antar Negara, BB Sabu 31.552 Kg

BATAMBicara | Batam – Satresnarkoba Polresta Barelang menggelar konferensi Pers terkait kasus tangkapan narkotika jenis sabu jaringan Internasional Malaysia – Indonesia seberat 31,552 Kg.

Kapolresta Barelang Kombes Pol Nugroho Tri Nuryanto, mengatakan ini merupakan pengungkapan kedua selama pihaknya menjabat sebagai Kapolresta Barelang dengan mengungkap kasus narkotika jenis sabu seberat 31,552 Kg.

”Sebelumnya tanggal 14 februari 2022, dua bulan lalu Satresnarkoba yang bergabung dengan Dir Polair Polda Kepri dalam satgas Merah Putih juga berhasil ungkap peredaran gelap narkoti jaringan Malaysia-Indonesia,” ungkap Nugroho dihadapkan awak media, Selasa (19/04/2022) di Mako Polresta Berelang.

Dia menyampaikan, pada hari Sabtu (09/04/2022) sekitar pukul 22.00 Wib diperairan laut wilayah pulau Telan Belakang Padang, Batam tim Resnarkoba berhasil menangkap dengan tersangka EH (40 Tahun).

“Barang bukti yang berhasil kita amankan 30 bungkus Narkotika jenis Sabu yang dibungkus dengan plastik kemasan teh merk Guanyinwang seberat 31,552 Kg,” papar Nugroho.

Berawal dari tim merah putih mendapat informasi dari masyarakat akan terjadi penyeludupan narkortika dari Malaysia menuju Tanjung Batu, Kabupaten Karimun.

Lalu Tim langsung bergerak menuju perairan laut sekitar pulau Telan, Belakang Padang, Batam untuk melakukan pengintaian dan Observasi, urai Nugroho.

”Tim melihat speed boat (perahu cepat) yang mencurigakan, kemudian sekitar pukul 21.00 Wib Tim mendekati kapal tersebut dan didapati seorang laki – laki berada didalam kapal tersebut dan langsung dilakukan penangkapan,” ungkap dia.

Kapolresta Barelang Kombes Pol Nugroho Tri Nuryanto, didampingi oleh Kasat Resnarkoba Kompol Lulik Febyantara, Kasi Humas Polresta Barelang AKP Tigor Sidabariba, Wakasat Resnarkoba AKP River Hutajulu, dan Kanit 2 Satresnarkoba Iptu Pandu Renata Surya, di Polresta Barelang, Kota Batam.

Selanjutnya Nugroho membeberkan, lalu dilakukan pemeriksaan terhadap speed boat yang dibawa oleh pelaku dan ditemukan narkotika jenis sabu yang disembunyikan pada tempat duduk yang menyatu dengan body speed boat.

“Alhasil Tim mendapakan 30 bungkus Narkotika jenis Sabu yang dibungkus dengan plastik kemasan merk Guanyingwang,” terangnya.

“Pelaku di janjikan oleh MR. X (DPO) dengan upah Rp 10 juta, DP awal pelaku diberikan uang sebesar Rp 3 juta,” sambung Nugroho.

Barang Bukti yang berhasil di amankan dan disita berupa 30 bungkus Narkotika jenis serbuk kristal Sabu yang dibungkus dengan plastik kemasan merk Guanyingwang dengan berat keseluruhan 31,552 Kg, 1 unit speed boat fiber dengan mesin tempel merk yamaha 30 PK, Uang sejumlah Rp 2,9 juta, 1 unit handphone merk redmi beserta kartu telkomsel dan 1 buah tas sandang warna hitam merk Rose Bags.

Masih menurut Nugroho, modus pelaku menyembunyikan Narkotika jenis sabu ditempat duduk yang menyatu pada body speed Boat.

“Apabila Narkotika jenis sabu ini berhasil diedarkan diasumsikan 1 gram dipakai oleh 10 orang, sehingga Polresta Barelang telah berhasil menyelamatkan sebanyak 315.520 jiwa manusia dan dinominalkan rupiah, maka ada sekitar Rp 47 Milyar dengan asumsi harga narkotika jenis sabu ini dipasaran Rp 1,5 juta per gram”, pungkas dia.

“Atas perbuatannya, tersangka dijerat Pasal 114 Ayat (2) Jo Pasal 112 Ayat (2) Jo Pasal 132 Ayat (1) Uu Ri No.35 Tahun 2009 Tentang Narkotika Dengan ancaman hukuman pidana mati, Seumur Hidup, Atau Pidana penjara selama minimal 5 Tahun dan tahanan penjara selama 20 Tahun,” terang Nugroho. (jb/bbid)

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Back to top button