oleh

ART Satroni Perhiasan Majikan di Pulomas Batam

BATAMBicara | Batam – Seorang Asisten Rumah Tangga (ART), Sri Hastutik (43 tahun), tak berkutik saat Jatanras Sat Reskrim Polresta Barelang membawanya dari tempat kos-an atau persembunyiannya setelah menyantroni dan membawa barang berharga milik majikan tempatnya bekerja selama ini. Ahad (28/3/2021).

Mapolresta Barelang mendapati laporan dari pemilik rumah SS, di Perumahan Pulomas, Taman Baloi, Batam Center, pada Sabtu (27/3/2021) telah terjadi kemalingan. Bahwa pembantu rumah tangganya yang baru bekerja beberapa hari telah menggasak barang berharga miliknya.

”Sudah diamankan dan telah dibawa ke Mapolresta Barelang,” kata Kasat Reskrim Polresta Barelang, Kompol Andri Kurniawan, Ahad (28/3/2021) mengutip Harian Batam Pos.

Adapun, korban SS mengetahui dirinya kemalingan saat ia bangun tidur untuk menunaikan Shalat Shubuh. Usai Shalat, ia tak mendapati pembantunya tersebut. Lalu, korban melihat ke kamar Sri, namun Sri tidak dijumpai beserta barangnya.

Karena merasa ada sesuatu yang janggal, korban lalu mengecek barang-barang berharga miliknya. Betapa kaget, ternyata barang berharganya sudah raib.

Barang-barang yang dibawa kabur Sri itu berupa kalung, gelang, cincin beserta liontin. Sri
juga membawa kabur uang tunai sebesar Rp 7 juta dan 200 dolar Singapura.

”Korban ini mencoba mengecek rekaman CCTv di rumahnya, didapati memang
ada kejanggalan. Setelah yakin pembantu rumah tangganya yang melakukan pencurian, baru melaporkan ini ke kepolisian,” ucap Andri.

Setelah mendapatkan laporan, Andri meminta jajarannya segera bergerak menangkap pelaku. Pada Sabtu (27/3/2021) pukul 10.30 WIB, polisi mendapatkan informasi dari masyarakat bahwa Sri berada di sebuah kos-kosan di Bengkong Sarmen.

Polisi pun segera menuju ke lokasi dan dapat menangkapnya. Saat penangkapan itu, polisi mengamankan barang bukti berupa satu gelang emas, uang tunai sejumlah Rp 500 ribu, satu dompet, satu sweater merah dan satu celana jean’s, “saat ini pelaku tengah dimintai keterangannya untuk proses lebih lanjut,” pungkas Andri. (**)

_______________________________

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed