oleh

Imam Masjid Nurul Iman Ogan-Oki Tewas Dibacok Bendaharanya

BATAMBicara | Palembang – Persekusi Imam masjid kembali terjadi, kali ini menimpa Muhamad Arif (61). Imam masjid asal Ogan Komering Ilir (OKI), Sumatera Selatan (Sumsel) tewas setelah dibacok salah seorang jamaah masjid.

Pelaku diketahui bernama, Meyudin (58) sekaligus bendahara masjid.
Menurut video yang beredar dari WAG (WhatsApp Group) yang diterima BATAMBicara pada Selasa (15/9) malam, terlihat polisi dan beberapa jamaah sudah membawa pelaku pembacokan tersebut.

Dari rekaman percakapan di dalam video itu, menurut keterangan warga hanya masalah sepele. “Gegara kunci kotak amal. Arif dibacok saat sedang shalat Magrib pada rakaat pertama”, kata seorang jamaah di dalam video tersebut.

Pelaku merupakan Bendahara dan Ketua Perlengkapan masjid Nurul Iman. Dia merasa tidak senang saat kunci kotak amal diminta oleh korban selaku Ketua Masjid saat selesai shalat Jumat, (11/9) kemarin.

Pelaku (tangan berkat) yang sudah diamankan warga dan polisi © gambar: video tangkapan layar (wag/bb.id)

“Dia ada di shaf (barisan) pertama, tepat belakang Imam (Arif). Mungkin dia sudah siapkan parang untuk membacok Arif. Dia (pelaku) sempat kabur, sembunyi di samping rumah saya. Saya tidak tahu dia pelakunya, lalu saya melihat ada polisi mengejar. Saat itulah (sembunyi) pelaku tertangkap”, kata yang merekam unggahan video tersebut.

“Merasa tidak senang atau tersinggung kemudian pelaku timbul niat untuk menganiaya korban dengan senjata tajam pada saat shalat Magrib,” kata Kasubdit III Jatanras Polda Sumsel Kompol Suryadi, mengutip keterangan dari detikcom, Selasa (15/9).

Adapun barang bukti yang diamankan dari lokasi adalah sebilah senjata tajam jenis parang. Korban kemudian tewas setelah mengalami luka di bagian leher, telinga dan di pipi kiri. (**)

Editor: sauth/bb.id

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed