oleh

Wanita Bandar Judi Online di Batam Dibekuk Polisi, Raup Omzet Ratusan Juta Rupiah

BATAMBicara | Batam – Praktik judi online kini marak kembali, judi berbasis Internet itu sendiri dilakukan melalui aplikasi bernama Joker Gaming. Aplikasi itu dapat diunduh melalui beberapa situs. Namun kali ini, judi yang terbungkus dalam jejaring sosial itu berhasil diungkap oleh kepolisian.

Satreskrim Polresta Barelang Batam berhasil membongkar praktik judi online beromzet ratusan juta dan mengamankan dua pelaku di Perumahan Horiza Garden Blok A Nomor 16, Kecamatan Batam Kota, Batam, Kamis (9/7/2020) pada pukul 14.30 WIB.

Dalam penangkapan tersebut, polisi juga menemukan beberapa ATM yang diduga sebagai alat untuk transaksi mereka. Keduanya adalah Dariyanto (38) dan Elina (37). Dariyanto diduga sebagai pemilik situs dan Elina sebagai agen atau bandar.

Kasat Reskrim Polresta Barelang, Kompol Andri Kurniawan mengatakan, para pelaku diamankan beserta barang bukti berupa 1 (satu) buku tabungan Bank BCA atas nama tersangka, Dariyanto. 1 (satu) kartu debit Bank BCA, 1 (satu) unit telepon genggam merek Samsung dan Oppo A9. Juga tangkapan layar percakapan via WhatsApp serta bukti transaksi pengiriman uang antara operator dan pemain.

Menurut Andri, pengungkapan dilakukan setelah mendapat informasi dari masyarakat. Dari situ, diketahui jika pemegang aplikasi atau operator berada di Perumahan Horiza Garden. “Anggota kita melakukan undercover sebagai pemain dengan cara bermain melalui handphone di aplikasi untuk memastikan kebenaran dugaan tindak pidana perjudian itu,” ungkapnya, Jumat (10/7/2020).

Selanjutnya, modus pelaku sendiri dengan meminta para pemain membuat username dan password terlebih dahulu ke nomor tertentu. Setelah itu, pemain diminta untuk melakukan transfer uang ke rekening milik pelaku, Dariyanto. “Setelah dikonfirmasi dengan bukti transfer ke nomor yang telah ditentukan, secara otomatis pemain mendapatkan poin yang diberikan operator. Dan poin dapat dimainkan ke berbagai macam permainan di aplikasi Joker Gaming,” tambahnya.

Kasus ini pun masih dalam pengembangan pihak kepolisian. Menurut Andri, kedua pelaku diamankan di lokasi yang berbeda di Batam. Beberapa saksi terkait perkara ini juga masih diperiksa. “Nanti diinfokan lebih lanjut,” pungkasnya. (**)

Sumber : Tribunnews 

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed