Batam

Aksi Demo Mahasiswa Batam Berjalan Tertib, Tolak Jabatan Presiden 3 Periode dan BBM

BATAMBicara | Batam – Aksi demonstrasi dari aliansi mahasiswa Kota Batam berjalan dengan tertib. Pada Senin (11/4) bertempat, di Jalan Engkau Putri depan kantor DPRD, Batam Centre, Kota Batam, Kepulauan Riau.

Namun baru berjalan beberapa langkah massa yang akan berdemonstrasi di DPRD Kota Batam dihalangi oleh rombongan Intelkam Polresta Barelang.

Demo yang digelar oleh mahasiswa dari beberapa universitas maupun Perguruan Tinggi (PT) di Batam ini berorasi dan menyampaikan tolak jabatan presiden tiga periode, minyak goreng dan BBM yang menjadi persoalan negara Republik Indonesia.

Wakil Ketua I DPRD Kota Batam Muhammad Kamaluddin saat menghampiri mahasiswa mengatakan, sebelumnya pada tanggal 15 Maret 2022 mahasiswa telah menemuinya, namun mereka tidak mau untuk berjumpa. Dengan alasan mau ketemu secara langsung dengan Ketua DPRD Kota Batam.

Terkait apa yang menjadi agenda yang telah di sampaikan oleh mahasiswa itu pada dasarnya sudah kita jawab dalam audiensi yang dilakukan pada tanggal 6 April yang lalu.

“Pada prinsipnya DPRD Kota Batam sudah merespon apa yang menjadi tuntutan mahasiswa”, jelas Kamal.

Materi yang di sampaikan berupa tolak jabatan presiden tiga periode. Itu sudah di putuskan oleh KPU, hal ini tidak mungkin dilaksanakan karena harus mengamandemen undang-undang terlebih dahulu, proses tersebut sangat panjang untuk dilakukan.

Untuk penundaan pemilihan umum terkait pemilihan Presiden, legeslatif itu tidak ada penundaan, bahkan hal tersebut sudah diatur waktu dan teknisnya oleh KPU.

“Tepatnya pada tanggal 14 Februari, 2024,” imbuhnya.

Walupun ada hal tersebut yang kita dengar itu kan masih sekedar wacana dan proses yang panjang.

Terkait masalah aspirasi yang disampaikan oleh mahasiswa itu tidak ada larangan.

“Terkait masah kelangkaan BBM dan minyak goreng, hal senada sudah kita kordinasikan dalam rapat forum koordinasi pimpinan daerah,” jelasnya.

“Sampai lebaran kondisi BBM dan minyak goreng itu dipastikan dapat teratasi dan tersedia dengan baik,” tutupnya. (sa/bbid)

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Back to top button