Batam

Langgar Aturan THM Selama Bulan Ramadhan, Pemko Batam Tindak Tegas

BATAMBicara | Batam – Pemerintah Kota (Pemko) Batam sudah mengeluarkan aturan buka tutup Tempat Hiburan Malam (THM) di Kota Batam. Namun demikian masih ada THM yang tetap beroperasi di awal bulan Ramadhan.

Wakil Walikota Batam Amsakar Achmad, mengatakan tim pengawasan sudah menjalankan tugas dengan maksimal. Terkait masih adanya pelaku usaha THM yang melanggar waktu operasional saat awal bulan Ramadhan, harus ada tindakan tegas.

“Saya sudah telepon Kasat Pol PP, katanya sudah dipanggil untuk di BAP. Berdasarkan laporan Satpol memang ada beberapa yang tetap buka, dan sudah ditindak,” kata Amsakar saat diwilayah Sagulung. Selasa (5/4/2022) kemarin.

Amsakar juga mengimbau kepada pelaku usaha THM untuk mematuhi edaran yang sudah dikeluarkan Pemko Batam dan bisa menghormati umat Islam yang tengah beribadah.

“Karena kemarin sudah sepakat, saya rasa harus dipatuhi. Kalau tidak akan ditindak tim pengawas,” ujarnya.

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Batam, Ardiwinata mengatakan akan menindak tegas bagi THM yang masih beroprasi, hal itu sesuai dengan surat edaran Walikota beberapa waktu lalu.

“Teguran sudah pasti diberikan, karena semua aturan sudah disampaikan. Polanya tutup 3-2-3, jadi kalau melanggar sudah pasti nanti tim yang menindak,” kata dia.

Ardi kembali mengatakan saat ini memang Batam tengah dalam masa pemulihan ekonomi. Namun pengaturan waktu operasional ini sudah disepakati, dan lagi penutupan tidak dilakukan selama 30 hari Ramadhan, hanya delapan hari.

Ia mengakui keterbatasan anggota tim penindakan yang ada memang turut menjadi faktor pengawasan THM tersebut. Ia juga meminta kepada pelaku usaha untuk menghormati bulan Ramadhan, dengan mengatur waktu operasional tempat usaha mereka.

Ardi berharap ke depanny tidak ada lagi pelanggaran terhadap surat edaran terkait THM ini, “THM sangat banyak di Batam, sedangkan tim patroli kita terbatas. Jadi bisa saja tidak semua terpantau. Namun begitu harusnya kooperatif dari pelaku usaha untuk mematuhi aturan yang sudah ada”, tegasnya. (gk/bbid)

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Back to top button