BATAMBicara

Cuaca Hujan di Kota Batam, PPKM Darurat Belum Optimal; Rudi: Dukung 9 Hari

BATAMBicara | Batam – Dihari kedua penyekatan jalan saat Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat di sejumlah titik Kota Batam, Kepulauan Riau (Kepri), tidak optimal. Selasa (13/7/2021).

Salah satu penyebabnya adalah akibat cuaca di Kota Batam yang diguyur hujan sejak pagi. Sehingga, penerapan untuk memeriksa pengendara yang melintas juga tidak terlaksana dengan baik.

Seperti di Simpang Lampu Merah Galael, Batam Centre. Tidak terlihat petugas yang berjaga di posko, hanya kursi kosong dan meja di bawah tenda di sana.

Sementara di Bundaran SMU 3, Batam Centre, dan Pertigaan Lampu Merah Batu Besar, Nongsa. Hanya ada petugas yang berjaga di posko, namun tidak berdiri di penyekatan jalan, oleh karena hujan.

Dibeberapa ruas jalan yang awalnya disekat agar tidak bisa dilewati oleh pengendara yang tujuannya tidak jelas, terlihat juga dapat dilewati dengan mudah. Seperti di arah Bundaran Madani dapat langsung belok kiri ke arah Panasonic.

Pantauan BATAMBicara di lapangan, jalan-jalan hanya disekat dengan garis pembatas. Seperti yang terlihat di Pertigaan Cikitsu, Batam Center. Pengendara dari arah Botania I hanya melewati sedikit pembatas dengan plastik list menuju ke Rumah Sakit Elizabeth Batam Kota.

Kemudian di Pertigaan Rumah Sakit Elizabeth Batam Kota, petugas penyekatan menutup jalur sebagian. Pengendara hanya boleh memutar kenderaannya melalui Simpang KDA, Batam Center.

Selain di beberapa Simpang jalan tersebut, ada beberapa titik lokasi penyekatan di daerah Batam Centre yang hanya diberi garis pembatas saja. Namun tidak ada pemeriksaan, dan terlihat petugas hanya berjaga di posko.

Sebelumnya Walikota Batam, HM Rudi menyampaikan penyekatan serta pemeriksaan bagi masyarakat Batam yang melintas di jalan yang atau di persimpangan yang di jaga oleh petugas adalah demi kepentingan pribadi kita bersama dan kepentingan orang lain.

“Hendaklah kita bersatu untuk menyikapi hal ini (pademi), dan bila kita bersatu maka selesailah Covid di Kota Batam, Kota yang kita cintai ini, pungkasnya saat meninjau langsung hari pertama PPKM Darurat di wikayah Baloi, Kota Batam. Senin (12/7/2021).

Rudi juga berpesan kepada masyarakat Kota Batam hendaklah mendengar dan semua harus mendukung, “lebih baik kita susah sembilan hari dari pada kita susah sembilan tahun,” tutupnya. (**)

___________________

Redaksi Batam Bicara

Komentari Berita

Most popular

Most discussed