oleh

BP Batam Akan Ambil Alih Pengelolaan Air Bersih, Riset TNS: ATB Terbaik di Asia

BATAMBicara | Konsesi pengelolaan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) antara BP Batam dan PT Adhya Tirta Batam (ATB) akan berakhir pada 14 November mendatang. Pengelolaan air bersih di Batam tidak lagi ditangani oleh perusahaan air dengan predikat “Terbaik di Indonesia” ini.

ATB juga telah berkomitmen mengikuti seluruh prosedur pengakhiran konsesi secara tertib, profesional dan mengacu kepada poin-poin perjanjian konsesi. 

Melalui grup riset dan informasi pasar Kantar Taylor Nelson Sofres (TNS) pernah menggelar riset di Batam pada tahun 2018 silam. Dalam salah satu risetnya Kantar TNS mencoba mengungkap pendapat publik terkait pengelolaan SPAM di Batam.

Dari hasil penelitian Kantar TNS diketahui, 92 persen responden masih ingin agar ATB melanjutkan pelayanan air bersih di Kota Batam. Selain itu tingkat kepuasan pelanggan ATB ada di skor indeks 71. Lebih tinggi dari rata-rata skor indeks perusahaan utilitas di Asia.

ATB telah mampu memberikan kinerja terbaik selama mengelola SPAM kota Batam. Dengan segala tantangan yang selama ini dihadapi, ATB mampu mengantarkan Batam sebagai Kota dengan pengelolaan air terbaik di Indonesia bahkan di Asia.

Diukur dari beberapa parameter, pencapaian ATB selalu yang terbaik. Pertama cakupan pelayanan ATB sudah mencapai 99,5 persen. Ini merupakan cakupan pelayanan tertinggi dibanding daerah lain di Indonesia.

Sebagai perbandingan, cakupan pelayanan air bersih tertinggi lainnya adalah kota Surabaya dengan 94 persen. Sementara cakupan pelayanan air bersih di Jakarta masih 65 persen, dan Pekanbaru diangka 8 persen.

Bicara kontinyuitas, aliran air ATB di Batam telah mencapai 23,7 jam. Juga salah satu yang tertinggi di Indonesia.

“Betul kami belum sempurna. Karena kami belum 24 jam. Masih tersisa 2.500 pelanggan yang belum mengalir 24 jam,” ujar Head of Corporate Secretary ATB, Maria Jacobus, mengutip batampos.co.id, Selasa(27/10).

Kendati pengelolaan air bersih ini warga memiliki pandangan bahwa, selama ini ATB masih tetap memberikan yang terbaik dalam mensuplai aliran ke rumah warga Batam.

Ahmad seorang warga di Batam Center memberikan pandangan mengenai masih terbaiknya pelayanan ATB. “Selama 25 tahun ATB melayani, namun 5 tahun belakangan ini ATB sudah terbaik memberikan aliran air kepada warga, terutama kami di wilayah Batam Center ini,” ungkapnya kepada Batambicara.

Ahmad juga mempertanyakan langkah pemerintah saat ini dalam mengambil keputusan terkait pengelolaan air di Batam tanpa melibatkan warga. Menurutnya, penting bagi pemerintah dalam hal ini BP Batam untuk mendengarkan serta penghimpun pendapat publik agar keputusan yang dihasilkan benar-benar sesuai dengan kehendak halayak ramai.

“Jangan semuanya diputuskan di jajaran atas. Karena yang akan merasakan adalah seluruh warga. Kita ada perwakilan (DPRD), kan bisa berdialog terlebih dahulu untuk mencari solusi terbaik,” tutup Ahmad Yang sebelumnya ia beralamat di Tiban, Kecamatan Sekupang ini. (bb.id)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed