BATAMBicara

Bakal Cawako Rian Ernest Catut Data Tanpa Sepengetahuan Warga

BATAMBicara | Batam – Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak bulan Desember 2020 akan diselenggarakan, pekan ini memasuki tahap Verifikasi Data baik yang di ajukan partai maupun non partai (independen).

Terdapat beberapa Bakal Pasangan Calon (Paslon) sudah memasuki tahap konfirmasi dan Verifikasi Data. Verifikasi Data yang dilakukan masing-masing KPUD setiap wilayah Pilkada termasuk Batam. Tim Verifikasi mengkonfirmasi setiap warga yang mendukung Paslon terutama dari jalur independen.

Kedatangan Tim Verifikasi ke setiap warga yang mendukung Bakal Paslon ini, terkait konfirmasi atas dukungan yang diberikan oleh warga di wilayah Tiban Lama, RT 04 RW 01.

Pasangan Bakal Calon Walikota dan Wakil Walikota Batam, Rian Ernest dan Yusiani Gurusinga yang maju dari jalur independen. Saat dijumpai oleh Tim Verifikasi terasa ada yang ganjil, pasalnya berdasarkan berkas dukungan yang diberikan oleh bakal calon, nama seorang Tokoh Pemuda Tiban Lama, Sekupang, Rizaldi Chan dan beberapa warga tempat tinggalnya masuk di data untuk mendukung Bakal Paslon Rian-Yusiani.

Karena Rizaldi dan beberapa warga RT 04 RW 01 Tiban Lama ini tidak merasa mendukung Bakal Paslon dari jalur independen tersebut. “Ini ada nama Bapak, di dalam data ini sesuai dengan NIK (Nomor Indentitas Kependudukan),” kata Adhanan Fadli, petugas Tim Verifikasi sembari menunjukkan data kepada Rizaldi.

Rizaldi merasa ada pihak maupun tim dari Bakal Paslon tersebut sudah mencatut namanya, sementara dia tegas menyatakan bahwa dia tidak ada dan tak pernah memberikan dukungan itu. “Saya tidak pernah memberi dukungan, beri fotokopi KTP, apalagi memberi dukungan,” sebutnya.

Menurut Rizaldi, mencatut data pribadi tanpa seizin orang yang bersangkutan adalah perbuatan kriminal yang harus di proses secara hukum, apa lagi ini menyangkut pemilihan calon seorang pemimpin. “InsyaAllah akan saya proses hukum,” sambung Rizaldi.

Sementara itu, petugas Verifikasi Data dari PPS masing-masing kelurahan, hingga saat ini proses verifikasi terhadap dukungan pasangan Bakal calon Walikota Batam dan Wakil Walikota Batam atas nama Rian Ernest dan Yusiani Gurusinga masih terus berlanjut. “Tim verifikasi masih terus bergerak, sudah hampir separoh yang kami datangi dari 47.299 warga yang memberikan dukungan,” sebut Fadli.

Hal yang sama juga dikatakan seorang warga RT 04 RW 01 Tiban Lama, Rina Dewifa. Pantauan BATAMBicara di wilayah tersebut juga didapati NIK Rina sama dengan data yang ditunjukkan oleh Tim Verifikasi. “Saya tidak pernah memberi dukungan kepada Bakal Paslon ini Bang,” sebut Rina.

Pencatutan nama dan data warga pemilih untuk Bakal Paslon Cawako Batam tidak saja terjadi di Kelurahan Tiban Lama Kecamatan Sekupang, hal serupa juga terjadi di Kelurahan Baloi Permai Kecamatan Batam Kota.

Nama Marwan dan 3 warga lainnya termasuk dalam pencatutan nama dan data tanpa izin di perumahan Hang Lekir, Batam Center. “Saat Tim Verifikasi datang ke rumah, saya sedang bekerja,” katanya kepada BATAMBicara.

Menurut Marwan dirinya dan 3 warga lainnya yang tinggal di blok AA tempat tinggalnya tersebut tidak pernah merasa mendukung Bakal Paslon Rian-Yusiani. “Dua warga lagi itu tetangga saya, satu tidak kenal, mungkin anak kos an,” terang Marwan menjelaskan melalui telepon.

Anggota KPU Kota Batam, William Seipatiratu tidak menapik adanya sejumlah warga yang mengaku tidak pernah memberikan dukungan pada pasangan itu, tapi KTP-nya tercantum. “Cukup banyak kami jumpai dilapangan seperti ini, tapi belum bisa kami rincikan, karena Verifikasi ini masih berlangsung,” ungkapnya.

William mengimbau kepada warga, jika memang tidak pernah memberikan dukungan, tapi namanya tercantum, agar mengisi Formulir BA5 yang dibawa oleh Tim Verifikasi. “Kalau benar tidak pernah beri dukungan pada isian formulir itu, maka dukungannya akan dicoret,” jelasnya. (saut/bb)

Redaksi Batam Bicara

Komentari Berita

Most popular

Most discussed