oleh

Selamatkan Muslim India Yang Teraniaya, Warga Muslim Batam Gelar Doa Bersama

Batambicara.ID | Breaking News – Pembantaian umat Islam yang dilakukan oleh ekstrimis Hindu India, saat ini viral dan menyebar di media – media sosial membuat dunia mengecam atas kekejaman terhadap ekstrimis Hindu India.

Dengan rasa persaudaraan aqidah, maka ummat Islam Batam menggelar doa bersama. Minggu (8/03/2020), di halaman Masjid Agung Batam, Batam Center.

Acara yang bermula pukul 07.00 Wib, pagi tadi diawali beberapa penyampaian pesan dan orasi serta doa oleh beberapa orang tokoh agama dan tokoh masyarakat kota Batam. Seperti yang hadir ustadz Ispiriani, ustadz Bachtiar dan ustadz Erwin Abu Ghaza.

Gelar aksi dan doa bersama untuk warga Muslim India ini diramaikan juga oleh berbagai aktivis – aktivis Islam Kota Batam. Terlihat Komunitas Biker Subuhan, MPI, DKM, Komunitas 212mart, Komunitas GM-Cafe dan ratusan ummat Islam Batam lainnya.

Koordinator acara Sawindu Yudha yang menyampaikan dalam sambutannya, bahwa acara ini diadakan atas aspirasi dari berbagai aktivis Islam di Kota Batam.

“Terus terang acara ini terlaksana atas aspirasi kawan – kawan aktivis dakwah. Karena mereka dan saya sendiri melihat kekejaman yang sangat ektstrim Hindu atas pembantaian saudara – saudara kita yang berada di India.

Hal tersebut semua kita bisa saksikan di media -media sosial, saat ini kita hanya bisa menyampaiakan kepada pemerintah untuk bisa membantu saudara kita, baik dalam hubungan bilateral maupun ketingkat PBB.

Dan tak lupa kita berdoa semoga Allah memberikan kekuatan dan bantuan Nya kepada saudara Muslim kita yang tertindas di negara minoritas, terlebih bagi Muslim India dan Muslim – muslim belahan dunia lainnya”. Terang Yudha yang disambut teriakan takbir oleh jamaah yang hadir.

Sementara itu Ustadz Bakhtiar juga menyampaikan “kita harus peduli terhadap saudara kita Muslim India yang di zalimi oleh ekstrimis Hindu India. Jika kita tidak peduli maka kita akan di tanya di akhirat kelak tentang saudara kita yang dizalimi dan kita tidak merasa sakit, peka terhadap penganiayaan kepada saudara kita. Apa yang sudah kita perbuat? Sampai dimana pengorbanan kita?”, tausyiah yang di sampaikan ustadz dari PKS ini yang membuat hening sejenak suasana pagi yang cerah.

Semakin tingginya mentari pagi yang mengantarkan terik di halaman Masjid Agung Batam membuat semangat para orator dan ummat yang hadir semakin berkobar dalam aksi seperti orasi dan teriakan takbir.

Tampak hadir juga ketua Oke Oce Progesif Provinsi Kepri Ilyas Karta. Saat dijumpai media, Ilyas hanya berpesan agar warga Muslim Batam tetap solid dan tetap selalu berjamaah.

“Meskipun dalam cuaca yang panas namun tidak membuat suasana panas. Cukuplah Allah sebagai pelindung dan pendingin hati kita, harapan dan doa kita semua hanya berserah kepada Nya”, ringkas Ilyas. (Rzl) **

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed