oleh

70 Persen Jalan Tol Dalam Kota Batam Dibangun Melayang

Batambicara.id (8/9/2019) | Jakarta – Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) tengah menyusun trase Jalan Tol Dalam Kota Batam.

Targetnya, menyiapkan trase untuk ruas yang akan digarap PT Hutama Karya (Persero) tersebut, selesai akhir tahun 2019 ini. 

Menurut Kepala Divisi Pengembangan Jalan Tol Hutama Karya Agung Fajarwanto, dilansir dari Kompas, hampir 70 persen struktur jalan berbayar ini akan dibuat melayang atau ditinggikan.

Jalan itu membentang dari Bandara Hang Nadim hingga Batu Ampar sepanjang 25 kilometer melewati kawasan padat penduduk. 

“Kemungkinan ditinggikan. Tapi tergantung trasenya nanti,” kata Agung di Jakarta, Kamis (5/9/2019).

Setelah trase ditentukan, langkah selanjutnya adalah penetapan lokasi oleh pemerintah daerah, sebelum akhirnya ditandatangani Perjanjian Pengusahaan Jalan Tol (PPJT).

“Targetnya akhir tahun ini kita selesaikan trasenya. Itu dari Bina Marga, jadi rencana ROW,” sebut Agung.

Untuk kebutuhan investasi, hingga saat ini masih dalam proses perhitungan. Namun demikian, untuk membangun konstruksi jalan berbayar secara umum atau di kelas mencapai Rp100 miliar per kilometer.

Sementara untuk ditinggikan membutuhkan biaya 3 hingga 4 kali lipat lebih mahal. 

Kebutuhan investasi ini, di luar anggaran pembebasan lahan. Perusahaan, imbuh dia, tidak akan ikut campur dalam proses tersebut, karena proyek ini sifatnya penugasan pemerintah kepada HK. 

“Tanah itu milik pemerintah, bukan komponen investasi. Bagi kami BUJT, sepanjang diadakan oleh pemerintah (tidak ada masalah),” tutup Agung.

Artikel ini sebelumnya terbit di Kompas dengan judul "70 Persen Kota Tol Dalam Kota Batam Melayang"
Gambar: ilustrasi jalan tol malam hari

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed